Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah melakukan penyerangan ke sebuah kantor polisi di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Jumat (4/2/2022) pagi. Itu dilakukan TPNPB-OPM sebagai bentuk ajakan perang kepada TNI-Polri.
Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan bahwa penyerangan dilakukan oleh Oni Kobogau, salah satu pasukan TPNPB-OPM.
"Berhasil melakukan serangan kepada pasukan teroris Indonesia yaitu TNI dan Polri pada 03.00 pagi waktu Papua," kata Sebby dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/2/2022).
Selain itu, Komandan Operasi TPNPB Kodap 8 Intan Jaya Undius Kogoya meminta seluruh warga untuk segera mengosongkan Intan Jaya. Pasalnya mereka mau melanjutkan perang melawan TNI-Polri.
"Saya mulai mau perang maka semua masyarakat kosongkan Intan Jaya. Kami sudah kasih waktu masyarakat ikut Natal dan Tahun Baru, maka sekarang kami akan perang," tegas Undius.
Adapun Sebby mengabarkan kalau perang masih berlanjut hingga saat ini. Menurutnya kelompok TPNPB-OPM yang dipimpin Lucky Matuan masih terlibat baku tembak.
"Hal ini perlu diketahui oleh semua pihak, karena TPNPB siap perang demi tanah."
Berita Terkait
-
Tiga Prajurit TNI Gugur, KASAD Jenderal Dudung: Aparat Terus Lakukan Pengejaran
-
Jadi Irup Pemakaman Prajurit Korban Penyerangan OPM di Papua, KSAD: Dia Gugur Sebagai Pahlawan
-
Sejarah KKB Papua, Kelompok Separatis yang Diburu Kepolisian dan TNI hingga Sekarang
-
Tiga Prajurit Diserang OPM, Pengamat: Jangan Sampai Pendekatan Humanis di Papua Hanya Retorika dan Narasi Fiktif Belaka
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
KRL ke Cikarang Belum Beroperasi, 25 Perjalanan KA Masih Terganggu
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Belum Teridentifikasi
-
Sebut Narasi Ferry Irwandi 'Sesat Pikir' di Kasus Chromebook, Pengamat: Hukum Itu Fakta, Bukan Opini
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
DPR Desak Pemerintah Benahi Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Maut di Bekasi
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
-
Buntut Kekerasan di Daycare Jogja, Komisi X DPR Segera Panggil Mendikdasmen untuk Evaluasi Total
-
Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL
-
Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan