Suara.com - Jajaran Polsek Kembangan meringkus tiga orang terkait kasus pencurian blower AC di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi di sebuah minimarket di Jalan Raya Joglo 3, di Gang SMK YMIK, Joglo pada Minggu (6/2/2022) lalu sekitar pukul 21.00 WIB.
Tiga pelaku telah dibawa ke Mapolsek Kembangan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Mereka adalah AS (33), S (35), dan RR alias B (20).
Kejadian itu sempat mencuat dan viral di media sosial Instagram lantaran salah satu pelaku, yakni AS sempat tertangkap dan menjadi bulan-bulan warga sekitar. Sedangkan, kedua pelaku lain yakni S dan RR ditangkap esok harinya, Senin (7/2/2022).
Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Ferdo Elfianto dalam sambungan telepon hari ini, Selasa (8/2/2022) mengatakan, ketiga pelaku mempunyai modus unik dalam melancarkan aksinya. Mereka berpura-pura memperbaiki lampu yang ada di minimarket.
Mulanya, mereka datang menggunakan satu mobil pikap dan tiba di lokasi kejadian, yakni minimarket di lokasi tersebut. Setelah beberapa saat melakukan kegiatan memperbaiki lampu, ketiganya langsung beraksi dengan mencopot blower AC menggunakan sejumlah alat.
"Jadi mereka itu datang bertiga, pakai mobil pikap datang untuk ke sana untuk memperbaiki lampu taman yang di depan indomaret itu. Tiba-tiba masuk lah ke dalam indomaret, kemudian dicopotlah blower ac yang outdoor itu di copot pakai tang, tali, dan kunci-kunci seperti itu," kata AKP Ferdo.
Saat sedang asyik mencopot blower AC, salah satu karyawan minimarket bernama Adit melihat dan langsung bertanya. Pertanyaan Adit berkaitan dengan maksud kedatangan mereka hingga menanyakan ihwal surat tugas.
Ketiganya bergeming, tidak bisa menjawab dan bingung harus melakukan apa. Mereka akhirnya memilih kabur sehingga Adit yang mengetahui aksi itu berteriak meminta pertolongan warga.
"Begitu orang minimarkat tahu, ditanyain lah surat tugasnya mana. Mereka tidak bisa jawab dan akhirnya kabur. Lantas diteriaki maling lah sama karyawan," ucap Ferdo.
Baca Juga: Sering Terjadi Pencurian, Komplek Perumahan di Jambi Ini Bikin Sayembara Rp1 Juta Tangkap Maling
Dua pelaku, yakni S dan RR lari menuju ke arah pikap yang mereka bawa. Sedangkan, AS mengambil jalan yang salah karena dia berlari ke arah warga.
Setelah tertangkap, warga kemudian silih berganti memberikan bogem mentah ke arah AS. Polisi yang menerima laporan itu segera mendatangi lokasi untuk mengamankan AS dari amukan warga.
"Dua pelaku kabur ke arah mobil pikap, yang satu sisanya lari ke arah pemukiman. Begitu mendengar kabar ada satu pelaku dihakimi massa, kami respons laporan untuk mengamankan pelaku dari amukan massa untuk menghindari kejadian yang tidak diingikan," papar Ferdo.
Sedangkan, dua pelaku sisanya, yakni S dan RR baru ditangkap pada hari Senin (7/2/2022) siang.
Sebelumnya, Kapolsek Kembangan, Kompol Binsar Sianturi mengatakan, pihaknya masih mendalami terkait sindikat pencurian dan peran ketiga tersangka. Petugas juga berhasil mengamankan sebuah mobil yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya. Kemudian tali tambang dan tang yang digunakan untuk membuka blower AC.
"Untuk barang bukti, yang kita amankan, empat buah blower AC, kemudian mobil yang dipakai pelaku dan tang yang digunakan untuk mencuri," katanya.
Berita Terkait
-
Sering Terjadi Pencurian, Komplek Perumahan di Jambi Ini Bikin Sayembara Rp1 Juta Tangkap Maling
-
Pencuri Motor Todong Pistol Di Koja Sulit Terindetifikasi Karena Pakai Plat Bodong, Polisi Sebar Jaringan Ke Cepu
-
Catatan Kriminal Tiga Pencuri Ini Malah Terbongkar Gara-gara Keroyok Asep
-
Tiga Tersangka dan 10 Motor Berhasil Diamankan Polsek Balikpapan, Sebelum Beraksi BU Menggambar Lokasi
-
Sekap Penjaga Cuci Steam, Monitor CCTV Digondol Maling di Bogor
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
Terkini
-
Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba
-
Anggaran MBG 2027 Bakal Turun, Segini Hitung-hitungannya!
-
Banggar DPR Respons Usulan Gaji Kepala Daerah Naik Demi Cegah Korupsi: Direm Dulu, Jaga Fiskal
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
-
Sekolah Rakyat Bertambah 100 Unit pada 2027, Pemerintah Siapkan Dana Jumbo Rp26,3 Triliun
-
Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas
-
Gagal Ngumpet! Maling Motor Sembunyi di Plafon Rumah Pacar Jatuh Terjerembab Usai Didobrak
-
Misteri Amplop di Meja Menhut, Kenapa Raja Juli Baru Lapor KPK Setelah Bupati Kuansing Ditangkap?
-
Polri Paling Banyak Diadukan ke Komnas HAM Sepanjang 2025, Capai 805 Laporan
-
Baru Lapor Tolak Suap Usai OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Tetap Berpeluang Diperiksa KPK!