Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak mau kalah dengan Menteri Koordinator Kemaritiam dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan tentang pelonggaran aktivitas masyarakat yang sudah disuntik vaksin dua kali ditambah vaksin dosis penguat (booster).
Jika Luhut mempersilakan warga yang memenuhi ketentuan itu untuk jalan-jalan, Gibran berbeda pendapat.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, putra sulung Presiden Joko Widodo itu lebih menekankan dengan adanya suntikan booster akan menggeliatkan kembali kegiatan sekolah, perkuliahan hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kalau saya bukan [hanya memperbolehkan] jalan-jalan, tapi bisa sekolah, bisa kuliah, bisa ke pasar, dan bisa melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi," kata Gibran di Solo, Selasa, 15 Februari 2022, ketika disinggung mengenai pernyataan Luhut yang mempersilakan warga yang sudah divaksin booster untuk jalan-jalan atau bepergian.
Meski demikian untuk mempercepat vaksinasi booster di Solo bagi masyarakat umum juga masih menemui kendala dan hambatan. Gibran mengakui hambatan yang sangat mengganjal untuk vaksinasi booster adalah ketersediaan yang terbatas. Dengan stok sangat terbatas, pemerintah tidak bisa mengebut seperti halnya vaksinasi saat dosis pertama maupun kedua.
"Suplai vaksinnya masih sedikit. Minggu ini (vaksinasi booster) dipercepat, santai wae. Minggu ini banyak, tenang wae, ditunggu wae," ujarnya sambil menyakinkan bahwa stok vaksin booster pada pekan ini diperkirakan akan mulai melimpah di Kota Solo.
Dengan adanya suntikan vaksin booster bagi masasyarakat umum, ia meminta mereka untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat agar penularan COVID-19 bisa dicegah.
Luhut Binsar Panjaitan menekankan pentingnya masyarakat Indonesia untuk mengikuti program vaksinasi sebagai langkah mengatasi pandemi COVID-19. Menurutnya, warga yang telah divaksin lengkap dapat lebih aman beraktivitas.
Bahkan, ia mempersilakan warga yang telah disuntik vaksin dosis lengkap ditambah dengan vaksin booster maka sudah bisa berjalan-jalan dan tetap menerarpkan protokol kesehatan dengan ketat.
Baca Juga: Panja Vaksin Dikritik karena Belum Ada Progres Kerja, Ini Kata Wakil Ketua Komisi IX DPR
"Kalau dia memang sudah dua kali divaksin, dan sudah booster, kalau tak ada komorbid, ya, jalan-jalan saja. Enggak perlu ada yang dikhawatirkan berlebihan," kata Luhut.
Tag
Berita Terkait
-
Kemenkes: 68 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Lantaran Belum Vaksinasi Lengkap
-
Lanjutkan Program Vaksin, Danone SN Indonesia Hadirkan Vaksinasi Booster untuk Karyawan di Yogyakarta dan Prambanan
-
Putar Roda Ekonomi, Luhut Minta Pemerintah Belanja Produk Dalam Negeri
-
Dalam Sebulan Lebih, Warga di Jakarta yang Sudah Disuntik Vaksin Booster Tembus 1 Juta Lebih
-
Panja Vaksin Dikritik karena Belum Ada Progres Kerja, Ini Kata Wakil Ketua Komisi IX DPR
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
-
Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?
-
Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa
-
Usai Kesaksian Pimpinan LKPP, Nadiem Klaim Tak Ada Kerugian Negara di Kasus Laptop
-
Anak Muda Kian Banyak Kena Diabetes, Pemerintah Siapkan Label Khusus Pada Kemasan Produk Gula Tinggi
-
Segera Terbitkan Surat Edaran Korve, Mendagri Bakal Awasi Daerah yang Tidak Bersih-bersih
-
Terkuak! Bukan Paspampres, Pelaku Penganiaya Ojol di Kembangan Ternyata Anggota Denma Mabes TNI