Suara.com - Ketua DPD Sobat Anies Kabupaten Boyolali, Mbak Titik, sampaikan pendapatnya soal kemungkinan-kemungkinan jika Anies terpilih menjadi presiden Republik Indonesia pada tahun 2024.
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, Mbak Titik, mewakili Sobat Anies dari Boyolali, menyampaikan gerakan yang dinamakan ‘Boyolali For Anies’.
Tujuan utama gerakan tersebut adalah mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden hingga terpilih menjadi presiden Indonesia pada 2024 nanti.
Dirinya juga menyampaikan alasan pribadi yang mendorongnya untuk ikut bergabung dengan sekumpulan relawan yang disebut Sobat Anies.
"Kenapa saya ikut memilih bergabung bersama relawan Sobat Anies Boyolali?, Karena saya lihat di Boyolali ini ada beragam masyarakat," ujar Mbak Titik dalam video yang diunggah channel youtube Sobat Anies, pada Jum’at, 18 Februari 2022, dengan judul ‘Pesan Mbak Titik, Boyolali For Anies’.
"Saya lihat juga bahwa orang-orang yang tergabung dalam realwan sobat Anies ini, adalah orang-orang yang mempunyai semangat juang yang tinggi, mempunyai kepedulian yang tinggi dan juga solidaritas yang tinggi," ujar Mbak Titik melanjutkan.
Mbak Titik menjelaskan pergerakan yang dilakukan oleh Sobat Anies di Boyolali, pergerakan politik dari rakyat yang berhimpun itu menurutnya sudah sangat progresif.
"Setelah kemarin deklarasi Boyolali sudah terlaksana, pada tanggal 6 Februari, program kami selanjutnya yaitu akan melaksanakan deklarasi sobat Anies di tiap-tiap kecamatan seluruh Kabupaten Boyolali," ujar Mbak Titik menjelaskan.
"Kami akan laksanakan deklarasi tersebut, bertahap tiap bulan, setelah seluruh kecamatan melakukan deklarasi, itu akan dilakukan kordes-kordes seluruh Kabupaten Boyolali," ujar Mbak Titik melanjutkan.
Kemudian, Mbak Titik menjelaskan alasan Sobat Anies mendukung Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres 2024.
"Kenapa saya memilih pak Anies Baswedan untuk menjadi Capres di tahun 2024?, karena beliau adalah sosok yang berwibawa, santun, baik, adil, intelektualitas yang bagus dan juga agamanya bagus," ujar Mbak Titik menjelaskan.
"Karena itu, insya Allah, apabila bapak Anies Baswedan nanti bisa maju menjadi calon presiden pada pemilu tahun 2024 dan menjadi presiden periode 2024-2029, maka insya Allah, Indonesia akan kembali menjadi negara yang adil makmur dan sejahtera," ujar Mbak Titik melanjutkan.
"Bisa menjadi Macan Asia!, lumbung padi nasional dan juga gemah ripah seperti zaman dulu, dengan demikian maka kekayaan alam dan kemerdekaan Indonesia yang sejak dulu diperjuangkan pendahulu Indonesia, akan bisa dinikmati anak cucu kita, bukan orang asing!," ujar Mbak Titik menandaskan.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Disebut Bisa Jadi Macan Asia Jika Terpilih Jadi Presiden 2024
-
Hasil BATC 2022: Fikri / Bagas Menangkan Indonesia Atas India, Tiket Semifinal dalam Genggaman
-
4 Lagu Indonesia yang Menceritakan Secret Admirer
-
Sebut Pemerintah Gegabah soal Ratifikasi FIR Indonesia-Singapura, Legislator PKS: Harusnya Diatur Lewat UU!
-
AFC Resmi Rilis Enam Negara yang Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia 2023
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer