Suara.com - Aksi pemuda asal Gorontalo yang nekat menyamar sebagai polisi gadungan demi mendapatkan wanita pujaan hati menjadi viral. Bagaimana tidak, ia langsung ketar-ketir saat bertemu dengan polisi sungguhan.
Kejadian ini dibagikan oleh akun Instagram @kabarnegri. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah mendapatkan 53 tanda suka.
"Demi gaet wanita, pemuda di Gorontalo nekat jadi polisi gadungan," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Sabtu (26/2/2022).
Dalam video, pemuda itu sedang diwawancarai mengenai aksinya. Ia masih mengenakan seragam dan topi polisi, lengkap dengan masker di wajah.
Pemuda berusia 24 tahun ini mengakui membeli seragam polisi secara online. Hal ini dilakukan demi membuat wanita pujaan hatinya kagum.
"Tak tanggung-tanggung, pria berumur 24 tahun ini pun membeli seragam polisi melalui online."
Seragam polisi yang dibeli pemuda ini sendiri adalah pangkat inspektur. Puas dengan pangkat gadungan tersebut, ia memakai seragam itu untuk menjemput wanita idamannya dengan motor.
"Lalu mengenakan seragam polisi dengan pangkat inspektur satu saat menemui wanita idamannya."
Tak disangka, aksinya berkencan dengan wanita pujaannya justru berakhir apes. Penyamarannya sebagai polisi gadungan itu langsung terbongkar pada Selasa (22/2/2022) malam.
Baca Juga: Sebelum Dilaporkan atas Dugaan Penipuan, Jamal Mirdad Sudah 4 Kali Kena Somasi
Peristiwa ini berawal saat pemuda ini memboncengkan wanita pujaan hatinya. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan sejumlah polisi yang sedang berpatroli.
Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Agung Gumara Samosir menngatakan polisi menaruh curiga terhadap pemuda itu. Pasalnya, sang pemuda langsung kabur saat diajak mengobrol.
Tak main-main, pemuda ini lari meninggalkan wanita yang diajaknya kencan. Ia juga meninggalkan sepeda motor miliknya di depan warung, saat kekasihnya sedang berbelanja.
Polisi kemudian bertanya kepada sang wanita mengenai pacarnya yang kabur itu. Sang wanita sendiri syok saat mengetahui pemuda yang menjadi kekasihnya ternyata polisi gadungan.
Ia menjelaskan sang kekasih mengakui bertugas di Polda Gorontalo. Mendengar itu, polisi semakin curiga dan melakukan penelusuran.
Pemuda itu akhirnya ditangkap. Dari hasil pemeriksaan, ia mengakui sudah mengaku menjadi polisi sejak tahun 2020. Ia melakukan hal itu demi mencari wanita idaman.
Berita Terkait
-
Sebelum Dilaporkan atas Dugaan Penipuan, Jamal Mirdad Sudah 4 Kali Kena Somasi
-
Heboh Sapi Ngamuk Masuk ke Rumah, Bocah Hampir Diseruduk
-
Viral Pria Coba Bikin Ayam Geprek Jadi Terlihat Lebih Estetik, Publik Kompak Protes Soal Ini
-
Tertangkap di Menteng seusai Kabur dari Rudenim Surabaya, WN Palestina Dijebloskan ke Sel Isolasi
-
2 Orang Laporkan DS ke Polda Jabar, Nama Doni Salmanan Terseret
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang