Suara.com - Pengamat politik Juliant Palar mengatakan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak akan pernah turun.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Elektabilitas Ganjar Pranowo dinilai akan tetap meroket meski diterpa isu tidak jelas.
"Saya pikir elektabilitas Ganjar Pranowo tidak akan turun hanya karena isu-isu tidak jelas," kata Juliant.
Juliant menyontohkan hasil survei Litbang Kompas. Dalam survei tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 20,5 persen.
Elektabilitas Ganjar naik dari 7,3 persen pada April 2021 menjadi 13,9 persen pada Oktober 2021.
Berdasarkan hasil survei tersebut, Ganjar Pranowo berada di bawah Prabowo Subianto.
Menurut Juliant, isu miring yang menerpa Ganjar tak akan berefek besar terhadap elektabilitasnya.
Justru Ganjar bisa menaikkan popularitas dengan cara mengatasi masalah secara tepat.
"Masyarakat bisa melihat Ganjar memang patut untuk didukung karena kinerjanya jelas," jelas Juliant.
Baca Juga: Pengamat Politik Sarankan Prabowo Gandeng Sosok Ini Sebagai Cawapres jika Ingin Menang Pilpres
Seperti diketahui, Prabowo berada di puncak dengan elektabilitas 26,5 persen.
Sementara itu, pada urutan ketiga terdapat Anies Baswedan dengan elektabilitas mencapai 14,2 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Usulkan 9 Nama Bakal Capres, PSI Disebut Gusar karena Tak Miliki Kader Potensial
-
Prabowo Disebut Cocok Duet dengan Kader PDIP Ini, Bakal Sulit Dikalahkan di Pilpres 2024
-
Kader Gerindra Tunggu Jawaban Prabowo Subianto untuk Deklarasi sebagai Capres
-
Gerindra Punya Hutang Banyak ke Warga Madura, Sekjennya Janji Bakal Bayar di Pilpres 2024
-
Pengamat Politik Sarankan Prabowo Gandeng Sosok Ini Sebagai Cawapres jika Ingin Menang Pilpres
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?