Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) secara bertahap terus menyelesaikan pembangunan rumah untuk korban pasca bencana gempa di Desa Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan rumah tersebut ditargetkan selesai pada April 2022.
Menteri Sosial, Tri Rismaharini menjelaskan, awalnya pada Januari 2021, Kemensos menerima usulan perbaikan tujuh unit rumah. Namun, kebutuhan berkembang menjadi 20 unit rumah. Teranyar ada permintaan 30 rumah lagi.
"Rumah ini kami desain tahan gempa, makanya desainnya harus serentak, harus sama. Kalau tidak ada halangan, bangunan ini selesai sekitar dua bulan lagi," tutur Risma di Kabupaten TTU, NTT, pada Rabu, (3/3/2022).
Selain didesain tahan gempa, rumah dengan ukuran 6x6 meter ini juga didesain ramah lingkungan. Makanya akan dilengkapi dengan listrik solar cell. Penggunaan solar cell ini penting untuk menekan pengeluaran warga. Sebab, jika menggunakan listrik PLN, mereka akan dibebani biaya bulanan.
"Satu unit rumah biayanya sekitar Rp100 juta. Ini lebih mahal karena dirancang khusus untuk anti gempa dan menggunakan solar cell. Penggunaan solar cell ini idenya baru muncul. Saya pikir sebaiknya pakai solar cell saja supaya tidak menambah pengeluaran warga,” katanya seraya menambahkan bahwa hunian ini juga akan dilengkapi dengan air bersih dari sumur.
Secara paralel, Kemensos juga tengah menyiapkan pembinaan kewirausahaan, bantuan peternakan dan pertanian bagi masyarakat sekitar.
"Kami juga akan melakukan pemberdayaan berupa bantuan peternakan seperti peternakan ayam, sapi, kambing, dan tanam sayuran. Yang sedang saya jajaki adalah pengembangan bunga matahari untuk membuat minyak," katanya.
Adapun program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak. Di antaranya adalah dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV, Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, kitabisa.com, dan PT Sido Muncul.
Tag
Berita Terkait
-
Kunjungi Perbatasan RI-Timor Leste, Mensos Siapkan Pembangunan Community Center
-
Bukan Gibran, Pengamat Sebut Sosok Ini Cocok Jadi Penerus Anies Baswedan
-
Secara Khusus Terbang ke Pangandaran, Mensos Kunjungi Bocah Korban Kekerasan Seksual
-
Datangi Anak Korban Kekerasan Seksual di Pangandaran, Mensos Risma Beri Bantuan Laptop dan Uang Rp 10 Juta
-
Viral Video Mensos Risma Diusir Warga Saat Tinjau Lokasi Gempa, Netizen Beri Sindiran Keras
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan