News / Nasional
Kamis, 03 Maret 2022 | 11:13 WIB
Menteri Sosial, Tri Rismaharini saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tengara Timur (NTT). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) secara bertahap terus menyelesaikan pembangunan rumah untuk korban pasca bencana gempa di Desa Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan rumah tersebut ditargetkan selesai pada April 2022.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini menjelaskan, awalnya pada Januari 2021, Kemensos menerima usulan perbaikan tujuh unit rumah. Namun, kebutuhan berkembang menjadi 20 unit rumah. Teranyar ada permintaan 30 rumah lagi.

"Rumah ini kami desain tahan gempa, makanya desainnya harus serentak, harus sama. Kalau tidak ada halangan, bangunan ini selesai sekitar dua bulan lagi," tutur Risma di Kabupaten TTU, NTT, pada Rabu, (3/3/2022).

Selain didesain tahan gempa, rumah dengan ukuran 6x6 meter ini juga didesain ramah lingkungan. Makanya akan dilengkapi dengan listrik solar cell. Penggunaan solar cell ini penting untuk menekan pengeluaran warga. Sebab, jika menggunakan listrik PLN, mereka akan dibebani biaya bulanan.

"Satu unit rumah biayanya sekitar Rp100 juta. Ini lebih mahal karena dirancang khusus untuk anti gempa dan menggunakan solar cell. Penggunaan solar cell ini idenya baru muncul. Saya pikir sebaiknya pakai solar cell saja supaya tidak menambah pengeluaran warga,” katanya seraya menambahkan bahwa hunian ini juga akan dilengkapi dengan air bersih dari sumur.

Rumah tahan anti gempa di Desa Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. (Dok: Kemensos)

Secara paralel, Kemensos juga tengah menyiapkan pembinaan kewirausahaan, bantuan peternakan dan pertanian bagi masyarakat sekitar.

"Kami juga akan melakukan pemberdayaan berupa bantuan peternakan seperti peternakan ayam, sapi, kambing, dan tanam sayuran. Yang sedang saya jajaki adalah pengembangan bunga matahari untuk membuat minyak," katanya.

Adapun program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan berbagai pihak. Di antaranya adalah dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV, Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas, kitabisa.com, dan PT Sido Muncul.

Baca Juga: Mobilnya Melambat, Tiba-tiba Saja Mensos Risma Minta Sopir Menepi, Lalu Turun Marahi Anjal di Jombang

Load More