Suara.com - Aturan bawa hewan peliharaan ke mal menjadi perbincangan di publik setelah muncul sebuah video viral. Belakangan viral video seorang wanita yang tengah cek cok dengan security salah satu toko swalayan yang ada di daerah Pluit Jakarta.
Diduga wanita tersebut memprotes sang satpam lantaran dinilai tidak menjaga keamanan, dengan membiarkan pengunjung membawa hewan peliharaannya ke dalam toko. Lalu seperti apa aturan bawa hewan peliharaan ke mal?
Terlihat di dalam video seorang pengunjung tengah antri untuk menimbang makanan dengan anaknya yang menggendong seekor anjing. Melihat hal tersebut, seorang wanita lantas memarahi satpam yang tengah menjaga. Mendengar kemarahan sang wanita, sang satpam berusaha menenangkannya. Ia menyebut bahwa anjing merupakan hewan peliharaan sehingga tidak menjadi masalah.
Wanita tersebut pun membalas perkataan satpam, ia menyebut bahwa membawa anjing masuk ke dalam toko merupakan tindakan yang melanggar aturan. Ditengah perdebatan yang terjadi anjing sempat menggonggong. Seorang anak yang tengah mengendong hewan peliharannya tersebut terlihat langsung keluar.
Kejadian tersebut pun menarik perhatian sejumlah pengunjung. Mereka terlihat tampak memperhatikan wanita yang sedang bedebat dengan satpam itu. Setelah video anjing masuk mal itu di unggah dan menjadi viral, netizen pun turut mengomentari aksi berani wanita tersebut.
Lalu bagaimana aturan bawa hewan peliharaan ke mal/pusat perbelanjaan?
Sebenarnya, tidak ada aturan hukum yang mutlak terkait membawa hewan peliharaan ke mal/pusat perbelanjaan. Namun, terdapat peraturan daerah yang mengatur mengenai pembatasan hewan peliharaan yang berpotensi menyebabkan penyakit. Seperti rabies yang ditularkan oleh anjing, kucing, monyet atau kera dan hewan sejenisnya berada di tempat umum. Salah satunya yaitu Pergub Nomor 199 tahun 2016.
Aturan tersebut dimaksudkan untuk menjaga kesehatan hewan peliharan dari potensi penyakit yang ada. Selain itu peraturan diberlakukan untuk menkaga ketertiban umum. Namun tidak semua daerah khususnya mal atau pusat perbelanjaan yang menerapkan aturan ini.
Hewan peliharaan sebenarnya boleh dibawa di tempat umum, selama hewan tersebut telah melalui sejumlah perawatan kesehatan. Seperti vaksinasi dan rutin chek up di dokter hewan dengan dibuktikan surat keterangan telah melakukan perawatan.
Baca Juga: Plafon Lippo Mal Kemang Ambrol, Pengunjung yang Terluka Dibawa ke RS Brawijaya
Berdasarkan peraturan ini, alangkah baiknya mal atau pusat perbelanjaan tetap menjaga ketertiban umum. Misalnya jika memperbolehkan membawa hewan peliharaan masuk ke mal harus disertai dengan surat sehat dari dokter hewan.
Selain itu, batasan membawa hewan peliharaan harus diterapkan pada area tertentu karena bisa jadi akan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Seperti di restoran dalam mal, tempat bermain anak, pusat makanan sayur dan buah.
Selain mal/pusat perbelanjaan, di Jakarta sendiri banyak tempat umum yang memang memperbolehkan pengunjung membawa hewan peliharaan. Tempat-tempat tersebut antara lain seperti restoran, cafe, swalayan, tempat olah raga dan lain sebagainya. Meskipun begitu pengunjung yang akan membawa binatang peliharaannya harus memperhatikan etika.
Pastikan jika tempat tersebut memang memperbolehkan pengunjung membawa hewan peliharaan. Hewan yang akan dibawa sebaiknya dalam keadaan sehat dan tidak berpotensi menularkan penyakit. Selain itu sebagai pemilik hewan, penting untuk memperhatikan kenyamanan pengunjung lain.
Demikian ulasan mengenai aturan bawa hewan peliharaan ke mal atau pusat perbelanjaan. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
-
Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?