Suara.com - Akun Instagram resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI diketahui mendadak hilang sejak Rabu (9/3/2022) 20.06 WIB.
Hingga hari ini, Kamis (10/3/2022), akun Instagram resmi milik Kemenparekraf @kemenparekraf.ri masih belum ditemukan. Suara.com mencoba menelusuri akun tersebut, namun hasil yang didapatkan hanya muncul tulisan "Sorry, this page isn't available."
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno telah buka suara terkait hilangnya akun Instagram Kemenparekraf RI.
Menurutnya, akun Instagram Kemenparekraf itu diretas oleh orang tidak dikenal. Meski akun Kemenparekraf hilang, Sandiaga mengatakan bahwa fokus Kemenparekraf untuk membangkitkan ekonomi dan lapangan kerja tidak pernah hilang.
"Walau akun @kemenparekraf.ri mendadak hilang, namun fokus kami untuk membangkitkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya di sektor parekraf tidak akan mungkin pernah hilang! Catat dan camkan," tegas Sandiaga Uno melalui akun Instagram resminya pada Kamis (10/3/2022).
Sandiaga Uno menuturkan bahwa informasi kebijakan terkini dari Kemenparekraf dapat diakses juga di media sosial lain milik Kemenparekraf, yakni Twitter, Facebook, Youtube, dan TikTok.
Lebih lanjut, satu tahun terakhir ini Sandiaga Uno telah mewanti-wanti bahwa ada tiga hal yang perlu fokus yang lebih besar.
"Isu ini sudah saya wanti-wanti dan sudah saya sampaikan sekitar setahun terakhir bahwa dalam sektor digitalisasi ada tiga hal yang kita betul-betul perlu memberikan fokus yang lebih besar lagi, yakni keamanan siber, payments, dan fintech," kata Sandiaga.
Akun Instagram Kemenparekraf yang mendadak hilang ini, menurut Sandiaga, menjadi bukti rentannya sistem pertahanan siber Indonesia. Menurutnya, Indonesia memerlukan sarjana-sarjana IT yang bisa menjaga keamanan siber negara ini.
Baca Juga: Sandiaga Uno Beri Bibit Mangrove di Desa Sungai Kupah: Jadi Pabrik Oksigen Terbaik Dunia
"Kejadian ini adalah bukti rentannya sistem pertahanan siber Indonesia. Ini yang harus kita lakukan pembenahan. Kita harus ciptakan sebanyak-banyaknya sarjana-sarjana IT yang bisa menjaga keamanan siber Indonesia," lanjut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Melalui unggahan Sandiaga Uno, Kemenparekraf menempelkan selebaran berisi kabar terakhir akun Instagram Kemenparekraf, yang sudah memiliki sebanyak 862 ribu pengikut itu sebelum mendadak hilang.
"DICARI! Akun Instagram bernama @kemenparekraf.ri. Akun menghilang bersama Ayang pada Rabu pukul 20.06 WIB, tanggal 9 Maret 2022. Bagi yang menemukan, silahkan segera menghubungi admin Kemenparekraf terdekat di Twitter, YouTube, TikTok Kemenparekraf atau Facebook Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Karena jika admin Instagram healing terlalu lama, admin akun lain masih tetap bekerja. Ingat prinsip kerja 4AS!"
Sandiaga Uno menegaskan bagi para peretas dan buzzer untuk segera beralih menjadi penjaga keamanan siber.
"Dan, untuk para hacker dan juga buzzer, yuk kita beralih menjadi penjaga keamanan siber. Lebih mantap untuk kemajuan Bangsa [Indonesia]!" pungkas Sandiaga Uno.
Hingga berita ini disusun, tidak diketahui secara pasti penyebab hilangnya akun Instagram resmi milik Kemenparekraf RI itu.
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Sebut Pemerintah Arab Dukung Pembangunan Kereta Gantung di Kawasan Puncak Bogor
-
Banyak Pelonggaran, Sandiaga Uno Yakin 3,6 Juta Turis Asing Akan Datang ke Indonesia
-
Sandiaga Uno Borong Dagangan Disabilitas Pelaku UMKM Hingga Beri Modal
-
Covid-19 Masih Ada, Sandiaga Uno Tegaskan Status Indonesia Belum Endemi
-
Akses Jalan Ekowisata Mangrove Telok Bediri Belum Memadai, Menparekraf Sandiaga Uno: Tidak Pake Lama
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
2 Tahun Penjara Menanti! Delpedro Cs Dituntut Jaksa Terkait Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Gubernur Kaltim Beli Mobil Dinas Mewah Rp 8,5 Miliar Di Tengah Efisiensi , Ini Respons Golkar!
-
Dissenting Opinion di Kasus Korupsi Minyak Pertamina: Hakim Mulyono Ragukan Unsur Kerugian Negara
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada