Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh pasukan Rusia menargetkan koridor kemanusiaan di kota Mariupol dalam operasi "teror serentak."
Zelenskyy mengatakan bahwa sekitar 100.000 orang telah dievakuasi dari kota-kota di negara itu hanya dalam dua hari dan beberapa warga tidak memiliki jalan keluar.
Zelenskyy juga mengatakan telah memutuskan untuk mengirim konvoi truk ke kota Mariupol yang terkepung dengan persediaan makanan, air, dan obat-obatan.
Namun, ia menyebut bahwa "penjajah melancarkan serangan tank tepat di mana koridor ini seharusnya berada."
"Mereka tahu apa yang mereka ganggu. Mereka memiliki perintah yang jelas untuk menyandera Mariupol, menyiksanya, melakukan pemboman terus-menerus," kata Zelenskyy.
"Dunia perlu tahu itu. Harus mengakuinya. Kita semua berurusan dengan negara teroris."
Selain itu, Zelenskyy juga menyebut kota Volnovakha "sedang diserang" dengan cara yang mirip dengan Mariupol.
Wali kota Mariupol mengatakan lebih dari 1.200 warga sipil tewas dalam 9 hari penembakan terus-menerus yang membuat penduduk tidak memiliki air, pemanas, atau akses komunikasi.
Rusia serang institut nuklir Ukraina Para pejabat Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menembaki sebuah institut penelitian nuklir di kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, yang mengakibatkan terbakarnya gedung-gedung institusi tersebut.
Baca Juga: PBB Menyelidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia di Suriah
Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko, mengatakan sebuah peluru menghantam bangunan di mana beberapa peralatan termasuk reaktor nuklir eksperimental ada di situ.
Reaktor tersebut dikatakan dapat melepaskan radiasi jika rusak. Penembakan tersebut menyebabkan kebakaran di gedung asrama kompleks, tetapi api telah berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Pihak berwenang mengatakan mereka telah mengamati tidak ada perubahan dalam tingkat radiasi. Situs resmi parlemen Ukraina sebelumnya mengatakan pertempuran di dekat institusi itu terus berlanjut.
Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dilaporkan kehilangan kontak dengan sistem pemantau PLTN Zaporizhzhia di Ukraina.
Laporan ini datang sehari setelah PLTN Chernobyl juga hilang kontak usai direbut Rusia. rap/ha (AP, Reuters)
Berita Terkait
-
Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok
-
Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya
-
Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun
-
Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kampanye Mandiri Looping for Life Tampil di Road to INACRAFT Festival 2026
-
BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun di Era Dadan Hindayana, Belum Bayar EO hingga Dapur
-
Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran
-
Ulasan Sang Alkemis: Kisah Inspiratif yang Sarat Pesan Kehidupan
-
Tak Cukup Koper, Barang Bukti Don Ritto Diangkut Kontainer ke Kejagung, Ini Daftar Rinciannya
-
Mandiri Looping for Life, Semangat Rawat Warisan dan Keberlanjutan di Road to INACRAFT Festival 2026
-
3 Macam Sheet Mask Becoming yang Lagi Hits, Bikin Kulit Plumpy dan Glowing!
-
Tiga Napiter eks-Jamaah Islamiyah Ikrar Setia NKRI di Lapas Semarang
-
Jakarta Punya Gaya! Serunya 'BRI Wellness Experience' di Jantung Kota
-
5 Serum Pencerah yang Efektif Pudarkan Flek Hitam, Mulai Rp70 Ribuan