Namun, juga fakta bahwa ia memiliki kemampuan produksi senjatanya sendiri dan gudang senjata utama yang besar, terutama dari zaman Soviet. Pengiriman senjata ke Ukraina umumnya lebih banyak memiliki kepentingan politik daripada militer, laporan SIPRI menunjukkan "pada Februari 2022, beberapa eksportir senjata utama telah membatasi penjualan mereka ke Ukraina karena khawatir akan memicu konflik."
Persenjataan yang Ukraina beli adalah 12 drone tempur dari Turki, 540 rudal anti tank dari AS, 87 kendaraan lapis baja, dan 56 artileri dari Republik Ceko. "Tidak ada sistem senjata tunggal yang akan menentukan hasil perang saat ini," kata Anthony.
"Fokus Rusia pada perang pengepungan, penggunaan artileri berat, dan pemboman yang tidak akurat dari udara adalah pengingat bahwa setiap pembicaraan tentang teknologi baru yang menentukan di medan perang harus diperlakukan dengan hati-hati.”
Anthony berharap konflik tersebut memiliki konsekuensi di luar perdagangan senjata di tahun-tahun mendatang. "Perang di Ukraina telah secara fundamental mengubah geografi politik militer Eropa," katanya.
"Tidak ada lagi ilusi tentang bekerja sama dengan Rusia dalam konsep keamanan yang komprehensif, seperti yang disepakati pada 1990-an. Rusia tidak dapat menjadi mitra untuk masa depan yang tidak terbatas.”
Serangan Rusia di Ukraina juga memberikan hak kepada NATO untuk meninggalkan rasa hormat sebelumnya kepada Rusia termasuk negara-negara anggota timurnya, Anthony mengatakan: "NATO sekarang dibebaskan dari komitmen yang dibuatnya kepada Rusia untuk secara permanen mengerahkan unit-unit tempur utama di negara-negara itu."
"Hasil perang di Ukraina akan menentukan bagaimana hubungan antara NATO dan Rusia dibangun ulang," kata Anthony. (bh/ha)
Berita Terkait
-
PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
-
Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak