Suara.com - DPR RI sempat mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melantik komisioner KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 sebelum masa periode komisioner sebelumnya berakhir pada 11 April 2022. Namun, Jokowi akan melantiknya sesuai dengan aturan yang berlaku.
Deputi IV Kepala Staf Presiden (KSP), Juri Ardiantoro, mengatakan Presiden Jokowi bakal melantik jajaran komisioner KPU-Bawaslu periode 2022-2027 itu pada 12 April 2022.
"Sesuai akhir masa jabatan KPU-Bawaslu sekarang," kata Juri saat dihubungi, Kamis (17/3/2022).
"Taati undang-undang," sambungnya.
Sebelumnya Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal mengatakan agenda rapat pembahasan anggaran Pemilu 2024 menunggu pelantikan komisioner KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 terlebih dahulu.
Nantinya setelah komisioner yang baru dilantik, Komisi II segera melakukan rapat pembahasan dengan mereka. Kekinian, dikatakan Syamsurizal Komisi II baru melakukan rapat internal untuk membahas agenda-agenda ke depan.
"Soal pembahasan anggaran kemudian penyegeraan dilantik tapi kita menunggu tanggal 11 April masa berlakunya KPU yang lama," kata Syamsurizal kepada wartawan, Rabu (16/3/2022).
Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua Komisi II Junimart Girsang.
"Ya (rapat bahas anggaran Pemilu) itu akan kita lakukan setelah pelantikan KPU dan Bawaslu yang baru," kata Junimart.
Baca Juga: Intip Helm yang Ditenteng Presiden Jokowi ketika Acara Parade Pembalap MotoGP, Berapa Harganya?
Ia memastikan bahwa rapat pembahasan anggaran Pemilu akan tepat waktu dan tidak akan mepet dengan tahapan Pemilu.
"Gak. Karena tahap awal itu kan diperkirakan dimulai pada Juni tahun ini," ujarnya.
Karena itu, Junimart berharap Presiden Jokowi bisa segera melakukan pelantikan terhadap komisoner KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 sebelum masa periode komisioner lama berakhir pada 11 April.
Sehingga agenda rapat bahas anggaran Pemilu bisa cepat terealisasikan.
"Jadi kita harapkan presiden sudah bisa melantik pada akhir bulan ini (Maret) biar efektivitas bisa berjalan lancar," tandasnya.
Berita Terkait
-
Intip Helm yang Ditenteng Presiden Jokowi ketika Acara Parade Pembalap MotoGP, Berapa Harganya?
-
Densus 88 Sergap Teroris di Banten, Pendukung Jamaah Islamiyah yang Targetkan Gedung DPR
-
Hyundai Luncurkan Mobil Listrik Pertama yang Dirakit di Indonesia, Presiden Jokowi: Ada Potensi Produksi Baterai Lithium
-
Terkait Polemik Minyak Goreng, Puan Maharani: Saya Lihat Terjadi Penimbunan di Mana-mana
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel