Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menegaskan pihaknya tidak terprovokasi dengan wacana penundaan Pemilu 2024. Isu ini telah disuarakan oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar hingga Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.
"KPU sampai saat ini, tidak terprovokasi terkait dengan upaya penundaan Pemilu," ujar Ilham saat kuliah umum bertajuk "Diskursus Penundaan Pemilu: Antara Realitas Politik dan Supremasi Konstitusi" secara virtual, Rabu (23/3/2022).
Ilham mengatakan KPU bekerja sesuai konsitusi Undang -Undang Dasar 1945 dan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Yakni penyelenggaraan Pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
"Kenapa demikian? Karena KPU bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, dengan konstitusi yang ada, karena di konstitusi saat ini di undang-undang dasar 1945 menyatakan pemilu dilaksanan lima tahun sekali, undang-undang 7 2017 tentang Pemilu UU menyatakan bahwa pemilu dilaksanakan lima tahun sekali," tutur Ilham.
Karena itu ia menyebut KPU tetap konsisten sesuai dengan konstitusi dan perundang-undangan yang ada.
"Substansi pemilu yang berintegritas, merujuk pada keterpenuhan penyelenggaraan pemilu sesuai dengan standar dan norma yang berlaku secara universal," katanya.
Berita Terkait
-
Perludem Sebut Isu Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden Skenario Lebih Berbahaya, Harus Ditolak!
-
Tim Advokasi Haris Azhar dan Fatia KontraS Akan Serahkan Bukti Keterlibatan Luhut di Tambang Papua ke Polda Metro Jaya
-
Fokus Selesaikan Tugas, Wapres Maruf Amin Ogah Bahas Penundaan Pemilu 2024
-
Makin Panas! Haris Azhar Lapor Balik Luhut Terkait Kasus Skandal Bisnis Tambang ke Polda Metro Jaya
-
Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Gus Muhaimin Ingatkan Pertamina Jaga Stok BBM
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
-
Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026
-
Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
-
Mazda CX-30 Jadi Mobil Pertama Rakitan Dalam Negeri yang Debut di GIIAS 2026
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu
-
Tenggat PP Kesehatan Terlewati, Pemerintah Dikritik Tak Taat Konstitusi soal Pengendalian Rokok
-
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
-
Review Drama Alice in Borderland, Teka-Teki Permainan Kartu yang Mematikan