Suara.com - Rel kereta dicuri di kawasan Stasiun Sukabumi dan Stasiun Cilebut. Hal itu dipastikan PT KAI Daop 1 Jakarta. Pencurian itu berlangsung dalam sepekan.
Dua kasus pencurian rel kereta dalam sepekan yang terjadi di wilayah Kota Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kasus pertama terjadi pada 17 Maret 2022 berupa pencurian rel di emplasemen Stasiun Sukabumi. Kasus tersebut hingga kini masih berproses di Polsek Cikole Resor Sukabumi Kota.
Kasus pencurian kedua terjadi selang satu pekan kemudian di wilayah Stasiun Cilebut dan Stasiun Bojonggede. Tiga pelaku pencurian komponen rel kereta berupa ballast stoper itu kini masih diperiksa oleh Polsek Bojonggede Resor Metro Depok.
"Pada Maret 2022 tim pengamanan Daop 1 Jakarta bersama kepolisian berhasil menyelesaikan dua kasus dan menangkap pelaku pencurian material prasarana KA (kereta api)," ungkap Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangan tertulisnya, Kamis.
Eva menyebutkan bahwa selain dua kasus tersebut, pencurian rel kereta juga pernah terjadi pada 19 Februari 2022 di petak jalan antara Stasiun Klender Baru - Buaran, yakni melibatkan empat orang pelaku dengan objek pencurian berupa dua potong rel cadangan sepanjang 10 meter.
Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun penjara.
"PT KAI Daop 1 Jakarta mengecam dan akan menindak tegas sesuai proses hukum seluruh oknum yang melakukan pencurian material prasarana KA," ujar Eva.
Material seperti rel pengganti, kabel fiber optic (FO), besi ballast stoper yang berfungsi sebagai penahan agar tidak terjadi longsoran, serta bantalan besi kerap menjadi sasaran pelaku pencurian karena berada pada area terbuka.
Baca Juga: Gelap Mata Butuh Uang Buat Bayar Utang, Pria Baruh Baya Ini Embat Motor Orang di Sawah
"Sejati-nya keberadaan beberapa material tersebut sangat penting untuk menjamin keselamatan perjalanan pada operasional KA agar terhindar dari resiko kecelakaan," ucap Eva.
PT KAI telah melakukan berbagai upaya dalam mengamankan jalur kereta api dengan bentang yang luas, seperti dengan memasang kamera pengintai (CCTV) dan patroli pengamanan.
KAI Daop 1 Jakarta mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah peduli dalam menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api sebagai transportasi publik. (Antara)
Berita Terkait
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
KAI Tinggikan Rel di Pekalongan Usai Terdampak Banjir
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta