Suara.com - Biasanya pendidikan sangat mendasar seperti mengenal angka, huruf, bentuk, hingga warna menjadi materi yang diajarkan kepada anak-anak usia dini (PAUD).
Namun baru-baru ini beredar keluhan seorang orang tua karena melihat pekerjaan rumah yang diberikan kepada anak PAUD. Pasalnya materi PR yang diberikan dirasa terlalu berat, bahkan bagi orang tua sang siswa.
Hal ini seperti terlihat di unggahan akun TikTok @unaku4. Pemilik konten merekam PR milik sang anak yang masih menjalani pendidikan di PAUD.
Ia menilai bahwa PR yang diberikan terlalu sulit, baik untuk dipahami perintahnya maupun dikerjakan oleh siswa. Bahkan sebagai orang tua pun ia menyerah dan meminta bantuan kepada warganet.
"Hiii warga tik-tok,, anak gw sekolah PAUD,, di kasih PR begini!!!" tulisnya, seperti dikutip Suara.com pada Jumat (25/3/2022).
"Bapak nya aja gak tau... mohon di bantu wahai netijen," imbuhnya.
Terlihat selembar kertas dengan dua tabel berisi angka-angka yang rumpang. Tampaknya materi yang dijajarkan adalah matematika hitung-hitungan bilangan pengurangan.
Salah satu tabel menunjukkan angka 20 sedangkan lainnya angka 10. Kedua angka tersebut adalah hasil akhir dari operasi pengurangan, sedangkan siswa diminta mengisi tabel dengan bilangan yang tepat.
"Gw yang bodo, apa guru nya yang pinter ya," celetuk pemilik akun dengan emoji tertawa, masih kesulitan memahami maksud dari PR untuk anak PAUD tersebut.
Baca Juga: Viral Makan Mi Instan Kuah Pedas Campur Es Krim, Tuai Perdebatan: Sesat, Tapi Jadi Penasaran
"Anak gw 5 tahun sekolah PAUD,, PR nya beginian,, bapak nya nyerah. Mohon bantuan nya," sambungnya.
Warganet pun langsung meramaikan konten tersebut, dan tentu saja kebanyakan ikut merasa tidak percaya dengan materi PR yang diberikan. Bahkan beberapa warganet yang mengaku sebagai guru PAUD juga ikut bingung karena biasanya tidak memberikan PR kepada siswa-siswinya.
"Saya guru PAUD, gak boleh to memberi anak PR dalam bentuk pelajaran, dan itu bukan untuk pelajaran PAUD, astagfirullah gurunya," komentar warganet.
"Saya guru paud, tp saya juga bingung bun, karena ga pernah kasih PR ke anak-anak," lanjut warganet lain.
"Gw buka tiktok... mau nyari hiburan, napa ini malah disuruh mikir PR bocaah," kata warganet.
"PAUD/TK kan cuma pengenalan pada dunia pendidikan, harus nya belum boleh dikasih pelajaran yang memberatkan anak-anak di usia balita. belajar sambil bermain.. ya kan?" ujar warganet.
Berita Terkait
-
Juragan 99 ke Kantor Pajak, Lapor SPT dan Ikut Tax Amnesty, Fadly Faisal Kegirangan
-
Lagu "Bertahan Terluka" Fabio Asher Raih #3 di Chart Viral 50 Global Spotify
-
Viral Makan Mi Instan Kuah Pedas Campur Es Krim, Tuai Perdebatan: Sesat, Tapi Jadi Penasaran
-
Aksi Pria Padamkan Api di Bengkel, Reflek Copot Celana, Publik: Kolor Bukan Sembarang Kolor
-
Tak Mengenakan Helm saat Berkendara, Polisi Lakukan Hal Tak Terduga ke Pemuda ini, Warganet: Pasti Baper
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib