Suara.com - Sebuah jamban terapung yang hanyut terbawa arus sungai bersama seorang pria di atasnya telah menjadi viral dan menghebohkan media sosial.
Momen yang memperlihatkan hanyutnya jamban tersebut diunggah oleh akun Instagram @forumwartawanpolri pada Minggu (27/3/2022).
Menurut informasi yang beredar, jamban apung yang hanyut itu terbawa arus di Sungai Martapura, Kalimantan Selatan.
"Jamban apung lengkap beserta lantingnya hanyut terbawa arus di Sungai Martapura, tepatnya di Desa Tunggul Irang, Kabupaten Banjar, Kalsel, Sabtu (26/3/2022)," tulis keterangan unggahan @forumwartawanpolri dikutip Suara.com, Minggu (27/3/2022).
Video tersebut tampaknya direkam oleh salah seorang warga yang menyaksikan kejadian jamban hanyut itu.
Dalam video, terlihat aliran air yang membawa serta jamban apung dengan bongkahan tanaman yang ikut terbawa di bawahnya.
Di atap jamban, ada seorang pria berbaju merah yang terlihat duduk santai meski dirinya hanyut bersama jamban.
Menurut penjelasan warga yang rumahnya berada di dekat jamban, jamban apung itu kemungkinan hanyut terbawa arus karena tertabrak kumpulan sampah kayu dan tanaman di sungai.
Warga juga tidak mengetahui siapa sosok pria yang berada di atas jamban saat jamban itu hanyut.
Baca Juga: Viral Istri Kawal Suami Poligami Sampai Bantu Urus Pernikahan, Publik Heboh: Ini Baru Idaman
Namun, diduga di hilir ada jembatan gantung dan di jembatan itu bisa untuk berhenti dan naik.
Warga sekitar juga tidak mengetahui alasan pria tersebut naik ke atas jamban yang sedang hanyut.
Momen jamban yang hanyut beserta seorang pria duduk di atasnya itu sontak menjadi perhatian para warga sekitar. Warga dilema, ada yang terhibur, ada pula yang merasa prihatin.
Seorang warga yang merekam kejadian itu dari depan kubah Tunggul Irang itu langsung tertawa karena melihat jamban yang hanyut lewat persis di depannya.
Para warga yang berada di sekitar juga terdengar tertawa terbahak-bahak karena menganggap peristiwa hanyutnya jamban itu lucu.
Kendati demikian, pria yang ada di atas jamban apung yang hanyut itu tetap tenang meski hanyut bersama jamban.
Berita Terkait
-
Niat Negur Orang Gegara Kerap Setel Musik Keras-keras dari Speaker, Sender Ini Malah Apes Kena Umpat
-
Apes! Cowok Ketahuan Pulang Malam, Pas Diam-diam Panjat Pagar Rumah Malah Disiram Emak
-
Viral Video Indra Kenz Minta Maaf, Skill Public Speaking Dipuji Warganet: Enak Banget Didenger
-
Viral Aksi Bocah bak MUA Handal Dandani Adiknya Tuai Teriakan Panik, Reaksi Polos Bikin Ibu Gak Bisa Marah
-
Pesan Bubur Ayam, Pembeli Kaget yang Datang Malah Disuruh 'Rakit' Sendiri: Culture Shock
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak