Video viral dari seorang guru honorer di Lumajang, Jawa Timur, Pak Ribut membuat perbincangan mengenai kaum sodom hangat dibicarakan oleh masyarakat. Kaum sodom sendiri merupakan salah satu kaum yang sangat dibenci oleh Allah. Hal tersebut disebabkan karena kaum sodom kerap kali melakukan perbuatan maksiat yang sangat dibenci oleh Allah.
Kata Sodom sendiri berasal dari nama kota yang pada saat itu terletak di negeri Ghaur Zagar yang lebih dikenal dengan al-Madain. Kota tersebut merupakan kota perbatasan yang menggabungkan tiga benua diantaranya benua Asia, Afrika, dan Eropa.
Diketahui, pada zaman Nabi Luth As, terdapat banyak kaum sodom yang menyimpang dari jalan Allah dan melakukan perbuatan maksiat yang tidak bisa dimaafkan oleh Allah. Hingga pada akhirnya Allah menurunkan azab kepada mereka. Perbuatan keji kaum sodom saat itu yaitu memiliki ketertarikan pada sesama jenis.
Kaum sodom dihancurkan oleh Allah SWT dengan azab yang sangat keras. Allah menghancurkan umat Nabi Luth yang membangkang dan suka sesama jenis serta melakukan perbuatan seks menyimpang dengan cara menjatuhkan batu-batu besar dari langit yang pada saat itu menjungkir balikan kota tersebut.
Azab diawali dengan adanya suara keras ketika matahari terbit. Setelah itu, kota tersebut dihujani batu yang terbuat dari tanah dan keras sehingga tidak satupun dari kamu tersebut yang tersisa.
Sebelum azab itu didatangkan kepada kaum sodom, mereka sudah diberi peringatan dengan diutusnya Nabi Luth as, mereka diajak oleh Nabi Luth untuk menyeru dan menyembah Allah SWT. Mereka juga diperintahkan untuk mengerjakan kebajikan, dan melarang mereka untuk melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah.
Kaum Sodom pada saat itu tenggelam dalam perbuatan-perbuatan yang berdosa dan diharamkan. Pada saat itu Nabi Luth mengatakan kepada kaumnya tersebut bahwa perbuatan mereka sudah melampaui batas dan merupakan tindakan bodoh yang sangat dibenci oleh Allah.
Dosa-dosa dan kerusakan moral yang dilakukan oleh kaum Sodom menjadikan mereka akhirnya dibinasakan oleh Allah dengan azab yang sangat keras.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Mengapa Islam Melarang Pria Menyerupai Wanita? Ini Penjelasannya
-
ProJo Geram! Narasi Jokowi 'Kritis' Diduga Ulah Pembenci Ingin Bangun Opini Kena Azab
-
Jokowi Alergi Kulit Hingga Absen di Hari Lahir Pancasila: Dokter Tifa Ungkit Kisah Azab Al-Qur'an!
-
Murka! Kader Sebut Rommy Jual Partai: Mestinya Dia Tobat Agar Tak Lagi jadi Azab Bagi PPP
-
Tiga Wanita Penghuni Neraka yang Disebutkan dalam Al-Qur'an
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
-
DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus
-
Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam
-
Mendes PDT: 29 Desa di Sumatra Hilang Akibat Banjir, Beberapa Berubah Jadi Sungai
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex