Suara.com - Umat muslim yang tergabung dalam tarekat Naqsabandiyah di beberapa wilayah Indonesia seperti Sumatera Barat telah mulai menjalani ibadah puasa Ramadhan 1443 H pada Jum'at, (1/4/2022). Berikut ini profil tarekat Naqsabandiyah.
Pengikut tarekat Naqsabandiyah di Indonesia sudah cukup banyak. Komunitas muslim ini selalu menjadi sorotan karena sering berbeda waktu pelaksaan puasa hingga sholat id. Siapa tarekat Naqsabandiyah sebenarnya? Untuk tahu lebih banyak simak profil tarekat Naqsabandiyah yang disusun Suara.com berikut ini.
Jamaah tarekat Naqsabandiyah mengawali puasa Ramadhan mengcu pada hitungan Qisab Qomariah dalam Kitab Munjid. Perhitungan penetapan awal puasa dihitung lima hari setelah awal puasa pada tahun sebelumnya. Diketahui puasa tahun sebelumnya di mulai pada hari Senin berarti puasa pada tahun ini dimulai pada hari Jumat.
Lantas seperti apa profil tarekat Naqsabandiyah? Simak penjelasannya berikut ini.
Profil Tarekat Naqsabandiyah
Tarekat Naqsabandiyah pertama kali muncul pada abad ke 14 Masehi di Turkistan. Pencetus pemahaman ini bernama Muhammad bin Muhammad Baha’udin al-Bukhari, yang kemudian ia mendapatkan gelar Syah Naqsyaband. Ia hidup dari tahun 1317-1389 Masehi.
Tarekat Naqsabandiyah adalah salah satu bagian dari tarekat Sufi yang memiliki cukup banyak pengikut di Indonesia. Naqsyabandiyah sendiri berasal dari kata ’Naqsyaband’ yang diambil dari nama pendirinya yaitu Syah Naqsaband.
Sementara untuk tambahan 'yah' berasal dari kata ya nisbah yang artinya pengikut. Jika digabungkan Naqsabandiyah memiliki arti pengikut Syah Naqsaband.
Setiap kelompok tarekat Sufi, memiliki tradisi atau aqidah tertentu yang membedakan antara satu tarekat dengan tarekat lainnya. Termasuk tarekat Naqsabandiyah, kelompok ini juga memiliki aqidah dalam peribadatan yang dapat membedakan dengan tarekat Sufi lainnya.
Baca Juga: Melihat Kebersamaan Muslim AS Memasuki Puasa Ramadhan 2022
Aqidah dalam Peribadatan Tarekat Naqsabandiyah
Setidaknya ada tiga Aqidah yang dianut oleh tarekat Naqsabandiyah. Pertama yaitu mereka meyakini bahwa pendiri tarekat pertama kali adalah Abu Bakar As-Shiddiq. Semasa hidup beliau mengamalkan dzikir dan wirid Naqsabandiyah, dengan membacanya dalam tempat yang sunyi dan tidak terputus hingga waktu subuh tiba.
Kedua, para pengikut percaya bahwa orang yang tidak mengikuti tarekat Naqsabandiyah berada dalam bahaya agama. Pemahaman fiqih ini sudah pasti ada setiap aliran kepercayaan apapun. Hal ini menjadi metode untuk mengikat pengikutnya dengan memastikan bahwa merekalah yang berhak masuk surga.
Ketiga, jamaah Naqsabandiyah menyikapi para pemimpinnya sebagaimana mereka masih hidup. Mereka melakukan istiqasah di makam tokohnya, meminta keputusan kepada tokohnya kemudian membait tokohnya bahkan menimba ilmu dari tokohnya.
Penganut tarekat Naqsabandiyah meyakini bahwa hubungan merek dengan Allah hanya bisa dijalin melalui ulama terdahulu yang telah meninggal. Dalam pelaksanaannya mereka menggunakan foto atau membayangkan wajah tokohnya dalam imajinasi mereka saat berdzikir kepada Allah.
Demikian tadi profil tarekat Naqsabandiyah, kelompok organisasi Islam di Indonesia yang paling awal melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Semoga dengan adanya informasi ini dapat menambah pengetahuan kita dan rasa saling menghargai satu sama lain. Karena tidak semua orang memiliki keyakinan aqidah yang sama dalam beragama.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
LIVE STREAMING: Kirab Bendera Sang Merah Putih dari Monas Menuju Istana Merdeka
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Pesepeda Jakarta Masih Merasa 'Terjajah' di Jalanan?
-
5 Penyebab Hair Dryer Bau Gosong, Tak Selalu Tanda Sudah Rusak
-
Jadi Incaran Anak Muda, Kehadiran Honda Vario Evo 160 Gairahkan Penjualan Vario Series
-
50 Keluarga di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian
-
10 Pantangan Feng Shui Kamar Tidur yang Sering Diabaikan, Bikin Tak Nyenyak dan Rezeki Seret
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan
-
Kisah Bli Nyoman: Tinggalkan Gengsi Pariwisata Bali Selatan Demi Sulap Desa Sendiri Jadi Juara
-
Brio Melesat Menembus Api: Tragedi Berdarah di Ruas Tol Sumo Gresik
-
20 Twibbon HUT ke-81 RI untuk Anak-anak, Desain Lucu dan Gratis