Suara.com - Sugi Nur Raharja atau akrab disapa Gus Nur menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) pantas lengser dari jabatannya. Ia bahkan menyebut 20 alasan yang membuat rezim Jokowi dinilai tak lagi layak memimpin negeri ini.
Salah satunya adalah pemerintahan Jokowi gagal menyeimbangkan harga kebutuhan pokok seperti minyak goreng hingga harga BBM yang membumbung tinggi. Gus Nur pun merangkum 20 alasan tersebut.
Rangkuman 20 alasan ini diungkapkan dalam video yang dia unggah di YouTube Gus Nur 13 Official. Ia blak-blakan mengatakan apa yang diutarakannnya dapat didiskusikan maupun didebat oleh masyarakat.
Pertama, Gus Nur mengatakan seorang penista agama yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ada di kubu Jokowi. Kedua, disebutnya kelompok penghina ajaran Islam seperti Deni Siregar, Abu Janda, Eko Kuntadhi dan buzzer lain ada di kubu Jokowi.
“Ketiga yang bangga jadi anak PKI ada di kubu rezim [Ribka Tjiptaning],” kata Gus Nur.
Alasan keempat, Gus Nur menyebut yang mengkriminalisasi dan fitnah ulama, aktivis, adu domba anak negeri, menuduh radikal dan intoleran anak negeri, ada di kubu Jokowi.
Kelima, ia mengatakan kubu rezim Jokowi yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid. Keenam, menurutnya yang kepanasan dengar suara azan, menertibkan suara azan dengan Peraturan Menteri, ada di kubu Jokowi.
"Ketujuh, yang anti perda syariat Islam, ada di kubu Jokowi, seperti PDIP dan PSI,” lanjut Gus Nur.
Kedelapan, Gus Nur mengatakan yang usul menghapus kolom agama di KTP seperti Musdah Mulia ada di kubu Jokowi. Kesembilan, ia menyebut yang ingin menghapus pelajaran agama di sekolah ada di kubu Jokowi.
Baca Juga: Ikut Demo Mahasiswa Geruduk DPR, Emak-emak Berjaket IB HRS: Turunin Harga Minyak Goreng Dong
Kesepuluh, Gus Nur lagi-lagi mengatakan kubu Jokowi yang membuat sembako dan biaya pendidikan naik. Kesebelas, yang mengatakan konde lebih baik dari hijab ada di kubu Jokowi.
“Kedua belas, yang katakanya dana umrah dan naik haji mending untuk kaum dhuafa, ade Armando, ada di kubu Jokowi,” imbuh Gus Nur.
Kemudian alasan ketiga belas versi Gus Nur, kubu Jokowi tidak percaya hari kiamat dan mengkhayal tentang masa depan. Keempat belas, yang mengancam perang dengan umat islam, Viktor Laiskodat, menurut Gus Nur ada di kubu Jokowi.
Kelima belas, yang melarang takbir keliling dan sembelih hewan kurban di lapangan terbuka di sekolah yakni Ahok ada di kubu Jokowi. Keenam belas, yang membaca Alquran dengan langgam Jawa ada di kubu rezim.
Selanjutnya alasan ketujuh belas, Gus Nur mengatakan yang usul sekolah Islam dikurangi agar seimbang dengan sekolah Kristen, ada di kubu Jokowi.
Kedelapan belas, yang mengatakan Alquran bukan kitab suci dan Nabi Muhammad bukan orang suci, disebut Gus Nur berada di kelompok Jokowi.
Berita Terkait
-
Ikut Demo Mahasiswa Geruduk DPR, Emak-emak Berjaket IB HRS: Turunin Harga Minyak Goreng Dong
-
Didampingi Kapolri, Pimpinan DPR Temui Massa Mahasiswa
-
Gus Nur: Rezim Jokowi Wajib Lengser, Selevel Tukang Bagi Minyak
-
Viral, Mahasiswi Kedapatan Turun Aksi Bawa Ini, Netizen: Cringe!
-
Sejumlah 101 Daerah Butuh Kepala Daerah Baru Pada Tahun 2022, Instruksi Jokowi: Diseleksi Dengan Baik
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Gerindra: Sejak Era SBY dan Jokowi Sudah Begitu!
-
Noel Ebenezer Curhat ke Istri Ingin Cepat-Cepat Divonis
-
Soal Sapi Kurban dari APBN, Gerindra: Bantuan Kemasyarakatan, Tidak Ada Aturan yang Dilanggar
-
Soroti Gaza di Hari Iduladha, JK: Dunia Harus Bersatu Rehabilitasi Palestina
-
Kurban Pakai APBN Dikritik Guntur Romli, Singgung Teladan Nabi Muhammad SAW
-
Cerita Warga Gang Haji Jeni Bangun Smart Security: Punya CCTV, Panic Button hingga GPS Tracker
-
Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas
-
Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?
-
Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin