Suara.com - Presiden Partai Buruh Said Iqbal menegaskan, partainya menolak wacana perpanjangan presiden tiga periode dan perpanjangan jabatan presiden.
Hal ini dikatakan Said Iqbal saat jumpa pers secara virtual, Selasa (12/4/2022).
"Partai Buruh, dengan organisasi serikat buruh petani dan lainnya menolak perpanjangan presiden dan tiga periode," ujar Said Iqbal.
Ia pun meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan langkah-langkah. Yakni berpidato secara kenegaraan untuk menyatakan bahwa tidak bersedia maju untuk tiga periode dan perpanjangan masa jabatan Presiden.
"Meminta kepada Presiden berpidato secara negara menyatakan tidak bersedia untuk periode 3 jabatan, maupun perpanjang jabatan presiden," ucap dia.
Selain itu, Partai Buruh kata Iqbal juga meminta Jokowi mencopot Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Investasi Indonesia merangkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang melawan Presiden dan membahayakan konstitusi.
Bahkan ia mengingatkan masyarakat untuk tidak memilih Partai Golkar, PKB dan PAN.
"Jangan kau pilih yang watak aslinya sudah terbaca dan mudah sekali membajak konsititusi, Partai Golkar, PKB dan PAN," ucap dia.
Lebih lanjut, Said Iqbal juga meminta pimpinan DPR dan DPD menolak usulan amandemen konstitusi terkait perpanjangan jabatan presiden tiga periode.
Baca Juga: Fahri Hamzah Senggol Parpol yang Tolak Jokowi 3 Periode: Ingin Cuci Tangan
"Meminta pimpinan DPR dan DPD RI secara resmi untuk memastikan menolak usulan amandemen konstitusi terkait dengan perpanjangan masa jabatan dan tiga periode terhadap presiden," katanya.
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Senggol Parpol yang Tolak Jokowi 3 Periode: Ingin Cuci Tangan
-
Sindir Menteri Jokowi Bicara 3 Periode, Komarudin PDIP: Badut-badut Politik Itu Memanfaatkan Untuk Kepentingan Pribadi
-
Lantang, Emak-emak Orasi di Depan Kantor DPRD Cilegon, Tolak Jokowi 3 Periode
-
Cak Imin Usul Penundaan Pemilu 2024, Elite PKB Heran Wacananya Melebar Jadi Isu Jokowi Tiga Periode
-
Siap Bertarung di Pemilu 2024, Partai Buruh Optimis Lolos Parliamentary Threshold
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
-
Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus
-
Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua
-
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon