Suara.com - Media sosial khususnya kaum wanita sedang digegerkan dengan dugaan aksi pelecehan agama oleh sebuah brand skincare lokal.
Berdasarkan tangkapan layar Instagram Story yang beredar, terlihat seorang pria dengan gamis, jilbab, serta niqab atau cadar hitam. Pria itu kemudian berlenggak-lenggok di hadapan para tamu sambil mengumbar pahanya.
Penampilan inilah yang membuat publik geram hingga beramai-ramai mengecam brand skincare tersebut.
Kini akun resmi dari brand skincare tersebut, yakni Votre Peau, telah memberikan klarifikasinya mengenai kontroversi yang terjadi. Dipantau di akun Instagram @votre_peau, brand skincare tersebut meminta maaf yang sebesar-besarnya atas masalah yang terjadi.
"Kami mendengar segala kritik dan saran dari Votre Beauts terkait kasus yang sedang banyak diperbincangkan. Segenap keluarga Votre Peau memohon maaf dengan tulus atas tindakan tidak terpuji tersebut yang telah menimbulkan ketidaknyaman publik," tulis Votre Peau, dikutip Suara.com pada Rabu (13/4/2022).
Lewat ungkapan permohonan maafnya, Votre Peau mengungkap kronologi kejadian. Sesuai informasi yang beredar, Votre Peau sedang mengadakan acara buka puasa bersama karyawan dan tamu undangan pada Senin (11/4/2022).
"Selain silaturahmi, kami mengadakan best dress challenge yang terbuka untuk diikuti oleh tamu yang hadir. Sayangnya, salah satu karyawan kami turut serta berpartisipasi dengan berperilaku yang tidak pantas," jelas Votre Peau.
Karyawan itulah yang kemudian mengenakan pakaian muslimah namun malah terkesan melecehkan. Meski memahami tindakan tersebut sebagai kesalahan besar, Votre Peau juga menjelaskan bahwa karyawan yang bersangkutan tidak bermaksud menyinggung pihak manapun.
"Tindakan tersebut murni merupakan inisiatif pribadi yang bersangkutan dan tidak ada maksud menyinggung pihak manapun," tuturnya. "Namun kami menyadari hal ini sama sekali tidak dapat dibenarkan dan tidak seharusnya dilakukan."
Baca Juga: DJ Una Bantah Jadi Brand Ambassador Robot Trading DNA Pro, Publik Soroti Ekspresinya
"Kami telah menindaktegas pribadi tersebut dengan terminasi per tanggal 12 April 2022," sambung Votre Peau, menyatakan bahwa karyawan yang bersangkutan sudah diberhentikan.
Karena itulah, Votre Peau kembali menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. "Kejadian ini kami jadikan teguran dan pembelajaran besar agar kami dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik dan selalu menemani Votre Beauts mendapatkan kulit sehatnya," pungkas Votre Peau.
Permohonan maaf serupa juga kembali disampaikan Votre Peau melalui caption-nya. Meski demikian, dipantau di kolom komentarnya, publik masih belum bisa memberi maaf kepada brand skincare lokal satu ini.
"Cancelled," tegas warganet.
"BYE! Masih banyak local brand lain yang bagus dan lebih layak disupport" imbuh warganet lain.
"Auto blacklist," ujar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
DJ Una Bantah Jadi Brand Ambassador Robot Trading DNA Pro, Publik Soroti Ekspresinya
-
Viral Kue Kering Dipotong Tidak Hancur, Warganet Pertanyakan Bahannya
-
Serem Abis! Antar Makanan Malam-malam, Driver Ojol Malah Diarahkan ke Kuburan Sepi: Permisi...
-
Viral Momen Kocak Kurir Belah Massa Demo Mahasiswa demi Antar Paket, Publik: Kayak Ambulans Dikasih Jalan
-
Viral! Brand Skincare Lokal Tuai Kecaman Usai Unggah Foto Pria Bercadar tapi Umbar Paha, Auto Panen Bintang 1
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang