Suara.com - Demonstrasi sedang bergejolak di berbagai daerah Indonesia. Dimotori oleh mahasiswa, banyak pula kelompok masyarakat lain yang terlibat dalam demo, termasuk remaja yang masih sekolah.
Dilihat dari penampakan fisiknya, cowok di video viral satu ini juga sepertinya belum menjadi mahasiswa. Namun semangatnya untuk ikut berunjuk rasa tak bisa dibendung sehingga ia nekat berkumpul bersama para demonstran.
Tak disangka, aksinya ternyata ketahuan oleh sang ibunda yang dengan tegas menjemputnya dari lokasi unjuk rasa. Tak main-main, wanita berjilbab hitam itu terlihat menggandeng erat tangan putranya dan menariknya menjauhi kerumunan demonstran.
"Tau nggak? Nyari duit susah!" seru ibu itu sembari menarik anaknya menjauhi kerumunan orang, seperti dikutip Suara.com dari akun Instagram @bang.tawa, Rabu (13/4/2022).
Ibu itu terlihat menatap sengit orang-orang yang dilaluinya, mulai dari peserta demo sampai aparat TNI dan Polri yang berjaga. "Nggak ada gunanya kayak gini! Astaghfirullah!" sambung ibu itu lagi.
Tentu saja kepergian pasangan ibu dan anak ini langsung menjadi sorotan. Bahkan banyak yang menyoraki maupun merekam insiden tak terduga ini.
"(Bukan) Ikut demo dikejar aparat, (tapi) ikut demo dijemput emak," tulis pemilik konten.
Namun bukan cuma perkara ibu yang menarik pulang anaknya atau omelan wanita berjilbab itu yang mencuri perhatian. Tingkah sang remaja laki-laki yang tetap berjalan penuh senyum meski dijemput paksa ibunya dari tempat demo ikut menjadi sorotan.
Meski terlihat jelas cowok itu malu juga lantaran sang ibunda tiba-tiba menjemputnya, namun ia tak melawan dan ikut pulang.
"Dicengin temannya abis itu pasti," seloroh @bang.tawa yang memviralkan kembali video ini.
Postingan ini tentu juga mendapat beragam komentar warganet, seperti beberapa berikut ini.
"Gak papa malu dari pada ada masalah repotin emaknya," ujar warganet.
"Dahlah, daripada jadi batu yekaan," celetuk warganet.
"Anak yang berbakti kepada ibu & negara..," kata warganet.
"Ingat waktu aku kuliah mau ikut demo, eh emak minta anterin ke pasar," imbuh warganet lain, menceritakan kisah yang kurang lebih serupa.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Geger Pemberitaan Mahasiswa Ngaku Khilaf dan Buka Puasa Saat Zuhur Gegara Ikut Demo, Benarkah?
-
Gempar! Ada Branding Mobil Mewah Bertuliskan Jokowi 3 Periode, Publik Heran: Dah Tau Salah, Si Paling Pede
-
Jelang Demo Mahasiswa di Surabaya 14 April 2022, Wali Kota Larang Pelajar SMA dan STM Ikut
-
Unggah Video Pembagian Selebaran Bertuliskan Khilafan di Demo BEM SI, Yusuf Dumdum: Siluman HTI Menyusupi Aksi
-
Jalan di Depan DPRD Sumut Ditutup, Ada Demo Mahasiswa
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan