Suara.com - TikTok dan Twitter dihebohkan dengan nama Ica yang sempat masuk jajaran trending pada kedua media sosial tersebut. Ini pertama kali dibagikan dalam bentuk video oleh akun Tiktok @Garsel11, Kamis (14/4/2022) lalu.
Unggahan tersebut sudah ditonton jutaan kali yang kemudian dibagikan ulang di Twitter dan menerima respon dari ribuan warganet disana. Lantas, siapa itu Ica dan apa yang ia alami hingga namanya viral?
Ica merupakan remaja 14 tahun asal Cianjur yang diduga tewas akibat dicekoki miras oleh pacarnya. Peristiwa ini disebut terjadi pada Senin (11/4/2022) lalu, saat keduanya sedang berada di sebuah pesta perayaan ulang tahun.
Tak hanya itu, Ica juga diduga menjadi korban kekerasan seksual karena terdapat luka pada alat vitalnya usai dilakukan visum. Diduga, gadis ini diperkosa secara bergilir oleh sang pacar dan 5 orang teman lainnya.
Kasus ini semakin menarik perhatian dan emosi warganet usai mengetahui sang pacar alias pelaku bersikap manipulatif. Ia seolah-olah tidak tahu dan bahkan ikut merasa sedih atas kematian Ica dengan membuat postingan di akun Facebook-nya.
Beberapa hari setelahnya, pelaku yang diduga bernama Indra Rafanda ini mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Di sisi lain, ia menepis kabar dirinya yang melakukan kekerasan seksual pada Ica.
Ia mengatakan bahwa hal tersebut hanya rekayasa beberapa pihak yang iri. Hingga saat ini, belum ada kejelasan hukuman yang diberikan untuk pelaku.
Kasus viral ini tentu tak lepas dari komentar warganet Twitter yang mengaku kesal dan miris. Mereka berharap Indonesia dapat mempertegas hukuman untuk pelaku yang masih di bawah umur.
"Sekarang tuh gw lebih takut sama manusia, daripada ngeliat setan. Sumpah, serem banget ya tuhan," - @b*****p**le***.
"Banyak banget yg masih mengira bahwa kalau ada hal kyk gini, itu wanita (sbg korban) aja yg dinilai gabisa jaga diri. Padahal, sebaik2 wanita menjaga diri pun kalau pria gabisa mengontrol hawa nafsunya juga sama aja. And yes, setuju sm sender. Jaga diri kalian sendiri baik2!" - @c*******1.
"Penganiayaan menyebabkan kematian bisa diancam pidana berdasarkan pasal 351 ayat (3) KUHP. Sementara itu, pembunuhan sendiri diancam oleh Pasal 338 KUHP dengan penjara hingga 15 tahun. Jika pelaku masih di bawah umur, ancaman pidana dikurangi 1/3 dan peradilan mengikuti UU SPPA," - @ju*****_**.
"Innalilahi wainnailaihi rajiun, jujur sedih banget denger berita² kek gini. Rasanya makin hari orang makin ga bermoral deh Pokoknya buat kita semua jaga diri baik², jangan terlalu percaya sama orang. Karena skrng kejahatan ga mandang kenal atau enggak, deket atau enggak," - @cu****b***_.
"Untung uu tpks udah disahkan. Semoga semua pelakunya dapet hukuman yg seberat2nya," @i**********s**k.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
-
Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh