Suara.com - Pilpres 2024 semakin dekat dan menjadi perbincangan publik. Pakar politik Saiful Mujani menyebutkan prediksi capres yang bakal maju di Pilpres 2024.
Menurut Saiful Mujani, ada tiga pasangan calon presiden yang bakal maju di Pilpres 2024.
Berdasarkan hasil survei setidaknya akan muncul tiga poros atau tiga pasangan.
Poros pertama adalah PDIP. Kemungkinan PDIP akan mengambil PPP agar suasana Islam bisa terbentuk.
Kemudian, Gerindra. Saiful Mujani mengatakan, apabila PKB bergabung akan cukup memasangkan Prabowo dan Muhaimin Iskandar.
"Sementara poros ketiga adalah Golkar. Partai beringin bisa terbuka untuk Nasdem, Demokrat, atau PKS," kata Saiful Mujani.
Kemudian, ada setidaknya enam faktor yang bisa mempengaruhi parpol bisa berkoalisi.
Adanya kesamaan ideologi menjadi faktor pertama. Dalam hal ini adalah partai yang lebih nasionalis atau kebangsaan.
"Di sisi yang lain ada partai yang lebih menekankan Islam yang diutamakan," ungkapnya. Kemudian, faktor kedua yaitu komunikasi elite.
Baca Juga: Survei Ungkap Anies Paling Dibicarakan Warganet, Tapi Sosok Ini Peraih Sentimen Terpositif
"Ketika Demokrat berkuasa dan SBY sebagai presiden, PDIP memilih sebagai partai oposisi. Demokrat sebenarnya ingin bergabung sebagai partai pendukung pemerintah, tapi PDIP nampaknya tidak menerima," bebernya.
Selanjutnya, faktor ketiga adalah adanya tiga parpol besar yang sangat berpengaruh.
Dalam hal ini, PDIP yang tanpa koalisi pun dapat mencalonkan presiden.
Terakhir, adanya intensitas harus menjadi capres. Gerindra adalah salah satu partai yang dinilai pimpinannya harus menjadi capres.
Berita Terkait
-
Jokowi Didoakan Lengser dari Kabah, Gus Nadir: Yang Pengen Berkuasa Bertarung di Pilpres 2024
-
Survei LSI: Masyarakat Ingin Pilpres 2024 Diikuti Oleh Tokoh Muda
-
Survei Ungkap Anies Paling Dibicarakan Warganet, Tapi Sosok Ini Peraih Sentimen Terpositif
-
Prabowo Disebut Bisa Jadi 'Jalan Tengah' Terbaik Setelah Masa Jabatan Jokowi Berakhir
-
Berpeluang Maju di Pilpres 2024, Elektabilitas Puan Maharani Mulai Merangkak Naik
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer
-
Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf
-
Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?
-
DPD RI Konsultasi dengan Menko Polkam, Dorong Kebijakan Nasional Berbasis Aspirasi Daerah
-
Antisipasi Manusia Gerobak Jelang Ramadan, Pemprov DKI Gencar 'Bersih-Bersih' PPKS
-
Menjaga Detak Masa Lalu: Kisah Kesetiaan di Balik Kios Pasar Antik Jalan Surabaya Menteng