Suara.com - Para traveler atau masyarakat Indonesia yang ingin kembali berwisata ke mancanegara bisa mulai mendapatkan angin segar dengan beberapa peraturan yang dilonggarkan oleh beberapa negara untuk para wisatawan, terutama wisatawan Indonesia.
Beberapa negara pun sudah memberlakukan kehidupan new normal bahkan mengeluarkan peraturan soal kewajiban menggunakan masker hanya di beberapa tempat tertentu saja. Itu artinya dunia sudah mulai pulih dan beradaptasi dengan virus COVID-19 yang sudah melanda dunia sejak akhir tahun 2019 kemarin. Hal ini disambut banyak orang terutama para wisatawan asal Indonesia yang sudah tak sabar merasakan kembali hiruk pikuk penerbangan jarak jauh serta perjalanan wisata yang harus dihentikan selama lebih dari 2 tahun ke belakang.
Berikut daftar negara yang sudah memberlakukan bebas karantina untuk para wisatawan dari Indonesia.
1. Turki
Negara Turki adalah salah satu negara yang lumayan cepat membuka kembali perbatasan wilayahnya dan siap menerima wisatawan mancanegara, sekalipun angka penderita COVID-19 sedang melonjak. Wisatawan yang ingin berkunjung ke negara Turki cukup mengisi formulir Turkey Traveler Entry paling lambat 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan hasil tes rapid antigen 2 x 24 jam sebelum keberangkatan. Negara yang terkenal dengan destinasi Hagia Sophia ini juga mulai membuka kerjasama dengan pihak tour dan travel untuk melakukan perjalanan wisata.
2. Amerika Serikat
Percepatan pemulihan COVID-19 di Amerika Serikat yang cukup masif membuat negara adidaya ini sudah mengeluarkan peraturan tidak wajib masker di luar ruangan dan membuka border untuk menerima wisatawan mancanegara. Bukan hanya itu, negara ini hanya mewajibkan para wisatawan untuk menunjukkan hasil negatif COVID-19 dan sertifikat vaksin yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Inggris.
3. Singapura
Per tanggal 26 April 2022, negara Singapura sudah tidak mewajibkan para pelancong dari mancanegara yang sudah melakukan vaksin lengkap untuk melakukan tes negatif COVID-19. Turis yang mengunjungi Singapura wajib memiliki SG Arrival Card dan mendownload aplikasi Trace Together sebagai persyaratan wisata. Para wisatawan Indonesia juga wajib melakukan tes antigen sebelum kepulangan dari Singapura.
Baca Juga: Mulai 1 April Masuk ke Singapura Tanpa Karantina, Berikut Panduan Aturannya
4. Uni Emirat Arab
Salah satu negara Timur Tengah yang juga melakukan percepatan pemulihan COVID-19 adalah Uni Emirat Arab. Per tanggal 21 September 2021, para turis mancanegara pun tidak perlu melakukan tes negatif COVID-19 apabila ingin bepergian melalui Abu Dhabi. Para turis pun wajib menyertakan sertifikat vaksin lengkap yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab atau Inggris.
5. Belanda, Jerman, dan Spanyol
Tiga negara di Eropa ini juga sudah membebaskan para wisatawan dari pemberlakuan karantina seusai sampai di negara tujuan. Turis hanya perlu menunjukkan hasil tes negatif PCR Covid-19 paling lambat 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, sertifikat vaksin sesuai ketentuan setiap negara, serta menggunakan aplikasi tracing dari negara-negara tersebut guna memberikan informasi soal kunjungan para turis ke tempat-tempat tertentu.
Pandemi yang hampir menutup semua akses para pelancong dari berbagai negara membuat banyak orang merasakan dampak yang begitu besar, terutama bagi mereka yang memang senang berwisata atau berprofesi sebagai orang yang harus berpindah dari suatu negara ke negara lain. Sudah lebih dari 2 tahun sejak WHO mengumumkan terjadinya pandemi di seluruh penjuru dunia dan berbagai cara sudah dilakukan untuk menanggulanginya.
Dengan adanya permberlakuan kelonggaran peraturan ini, pemerintah dari berbagai negara berharap bisa membangkitkan kembali perekonomian terutama di sektor pariwisata.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Wisatawan Mulai Abai Prokes di Malioboro, Pemkot Yogyakarta Perkuat Petugas hingga Kerahkan Satgas Covid-19
-
Update Covid-19 Global: Kasus Positif Masih Meningkat, Karantina Keras Diberlakukan di Shanghai
-
Kasus Covid-19 di Indonesia Masih Bertambah, Lakukan 3 Hal Ini Jika Anda Sedang Karantina di Rumah!
-
Terungkap, Wisatawan Indonesia Kini Lebih Senang Liburan Tanpa Repot
-
Petugas Karantina Ternate Sita Burung Nuri Kasturi Dari KM Permata Obi Tujuan Manado
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?