Suara.com - Apakah saat ini Anda tengah mencari pekerjaan? Jika iya, Anda bisa melamar pada rekrutmen BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan telah membuka 14 lowongan kerja sekaligus untuk total 150 Pegawai Tidak Tetap (PTT).
Pengumuman terkait rekrutmen BPJS Kesehatan 2022 ini disampaikan lewat akun Instagram @bpjskesehatan_ri.
"Segala proses rekrutmen ini tidak memungut biaya apa pun, jadi kalian berhati-hati ya terhadap penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan," tulis BPJS Kesehatan pada Selasa (26/4/2022).
Syarat rekrutmen BPJS Kesehatan 2022
Pada unggahan tersebut dijelaskan enam syarat yang harus dipenuhi pelamar untuk berhasil tersaring rekrutmen, yaitu:
- Pertama, berstatus WNI
- Kedua, belum menikah saat mendaftar
- Ketiga, berpendidikan minimal D3/D4/S1 dari segala jurusan.
- Keempat, nilai IPK minimal 2,75 dari skala 4.
- Kelima, usia maksimal 25 tahun per 31 Desember 2022.
- Keenam, pelamar wajib mengunggah foto selfie di feed Instagram bersama aplikasi Mobile JKN di Smartphone dengan menuliskan caption bertemu "Bersama BPJS Kesehatan Mengabdi untuk Negeri*. Serta diakhiri dengan tagar #MengabdiBersamaBPJSKesehatan, dan wajib melakukan tag plus follow akun resmi @bpjskesehatan_ri.
Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 24 April sampai dengan 27 April 2022 melalui situs https://rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id/ptt/
Berikut ini adalah rincian kuota lowongan BPJS Kesehatan yang dibuka:
- Kantor Pusat BPJS Kesehatan untuk 18 orang
- Kedeputian Wilayah 1 (Sumatera Utara dan Aceh) untuk 11 orang
- Kedeputian Wilayah 2 (Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau dan Jambi) untuk 3 orang
- Kedeputian Wilayah 3 (Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Bengkulu) untuk 3 orang
- Kedeputian Wilayah 4 (Jabodetabek) untuk 24 orang
- Kedeputian Wilayah 5 (Jawa Barat) untuk 12 orang
- Kedeputian Wilayah 6 (Jawa Tengah dan DI Yogyakarta) untuk 17 orang
- Kedeputian Wilayah 7 (Jawa Timur) untuk 14 orang
- Kedeputian Wilayah 8 (Kalimantan) untuk 3 orang
- Kedeputian Wilayah 9 (Sulawesi dan Maluku) untuk 4 orang
- Kedeputian Wilayah 10 (Sulawesi, Gorontalo dan Maluku Utara) untuk 14 orang
- Kedeputian Wilayah 11 (Bali, NTB, NTT) untuk 4 orang
- Kedeputian Wilayah 12 (Papua dan Papua Barat) untuk 14 orang
- Kedeputian Wilayah 13 (Banten, Kalimantan Barat dan Lampung) untuk 9 orang
Tips agar lolos pada rekrutmen BPJS Kesehatan
Baca Juga: Posko BPJS Kesehatan Sediakan Pijat Relaksasi Hingga Penyediaan Obat-obatan di 7 Titik Arus Mudik
Tips yang paling utama adalah persiapkan seluruh dokumen yang diperlukan untuk melamar kerja. Yang kedua, pilih lowongan yang sangat potensial sesuai kemampuan. Lihat lowongan apa saja yang tersedia, kemudian pilih lowongan yang paling sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas, maupun passion.
Yang tidak kalah penting, berhati-hatilah dengan SMS/email/telepon yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. Pastikan Anda tidak mengirimkan password/kode OTP/nomor identitas/nomor rekening ke pihak-pihak yang tidak terautorisasi.
Demikian penjelasan tentang rekrutmen BPJS Kesehatan 2022 yang mulai dibuka tanggal 24 April 2022 sampai dengan 27 April 2022 melalui situs rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi