Suara.com - Selesai libur lebaran muncul sampah di wisata Waduk Cirata di wilayah Cianjur, Purwakarta dan Bandung Barat. Lautan sampah itu dipamerkan Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.
Selama libur Lebaran anggota DPR RI Dedi Mulyadi menghabiskan waktu dengan berkeliling ke sejumlah tempat untuk memantau kegiatan masyarakat. Salah satunya mengunjungi Waduk Cirata untuk bertemu nelayan dan wisatawan.
Setelah beberapa kali berkunjung ke tempat tersebut, Dedi Mulyadi justru disambut dengan sampah yang mengapung menghiasi hampir seluruh sudut dari waduk yang membentang di tiga kabupaten, yakni Cianjur, Purwakarta dan Bandung Barat.
“Ini sampah yang sangat luar biasa, mengotori Danau Cirata dan airnya sudah sangat keruh, sehingga kualitas ikannya pasti di bawah standar,” kata Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dalam keterangannya yang diterima di Purwakarta, Senin.
Selain dipenuhi sampah, kondisi air Waduk Cirata kini semakin keruh, karena jumlah keramba ikan sangat banyak.
Hal itu membuat jumlah pakan yang diberikan pada ikan bertambah dan mengendap hingga membuat air keruh.
“Air sudah sangat keruh, karena banyaknya keramba, kemudian ikan diberi pakan setiap hari, ditambah sampah dari sungai itu tidak terkendali, sehingga dampaknya seperti ini,” kata dia.
Kondisi ini, lanjutnya, tidak bisa terus dibiarkan, harus dilakukan tindakan yang nyata bersama-sama.
Ia tak ingin waduk tersebut terus dieksploitasi menjadi sumber pembangkit listrik, peternakan, kegiatan nelayan dan rekreasi, namun dibiarkan tercemar.
Baca Juga: Tersisa 3 Orang, RSDC Wisma Atlet Belum Terima Pasien Covid-19 Baru Pasca Lebaran
“Jangan biarkan tempat ini terus dieksploitasi, tapi tidak ada kecintaan untuk merawat dan menjaganya. Semoga ini jadi perhatian bagi pengelola Cirata, masyarakat, pemerintah, semua yang berkepentingan, termasuk para peternak, petambak ikan. Ini harus diselesaikan jangan terus dibiarkan,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Kapan? Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
5 Rekomendasi Gamis Jodha Akbar Beragam Motif: Bunga sampai Batik
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026 Yamaha Siapkan Bengkel Jaga Kawal Pemudik
-
Dibuka Besok Pagi, Ini Link dan Cara Daftar Mudik Gratis 2026 Ditjen Hubdat
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan ASIsrael ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan ASIsrael ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas