Suara.com - Presiden terpilih Filipina Ferdinand Marcos Jr berada di Australia, kata surat kabar harian Age, memicu protes di jalan-jalan Kota Melbourne pada Selasa.
Para pemrotes berkumpul di luar sebuah tempat di pusat Kota Melbourne. Mereka mengaku yakin Marcos melakukan kunjungan pribadi ke Australia.
Kedutaan besar Filipina di Australia tidak membalas permintaan Reuters untuk berkomentar. Seorang juru bicara Marcos di Manila juga tidak menjawab pertanyaan Reuters tetapi akan menggelar jumpa pers pada Selasa.
Presiden terpilih itu adalah putera diktator Ferdinand Marcos, yang digulingkan rakyat Filipina dan wafat dalam pengasingan di Hawaii pada 1989.
Kembalinya dinasti politik Marcos telah membuat negara itu terpecah.
Di bawah kediktatoran Marcos, keluarga dan para kroninya mengumpulkan uang haram sekitar 10 miliar dolar AS (Rp146,41 triliun), menurut temuan komisi pemerintah.
Puluhan ribu orang yang diduga pemberontak komunis dan lawan politiknya dipenjara, dipukuli, atau dibunuh.
Menurut laporan harian Age, juru bicara pemerintah Australia membenarkan bahwa pemerintah Filipina telah mengabarkan mereka soal kunjungan pribadi Marcos Jr.
Departemen luar negeri Australia tidak membalas permintaan untuk berkomentar.
Baca Juga: Profil Bongbong Marcos Jr, Presiden Terpilih Filipina Anak Ferdinand Marcos Sang Diktator
Sumber: Reuters/Antara
Berita Terkait
-
Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
Dukung Benjamin Netanyahu Ditangkap, Wakil Ketua MPR Bandingkan dengan Kasus Presiden Filipina
-
Duterte Ditangkap dan Diadili, 20.000 Pendukung Mengguncang Filipina!
-
Seumur Hidup di Penjara? Duterte Ditahan, ICC Siap Mengadili Kejahatan Kemanusiaan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029