Suara.com - Tokoh nasional Fahmi Idris meninggal dunia pada Minggu (22/5/2022) karena penyakit kanker darah. Fahmi Idris empat hari terakhir ini juga sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit.
Hal ini dikatakan oleh Ketua Komisi II DPD RI, Yorrys Yawerai. Politisi Golkar ini menyebut Fahmi Idris sudah mengalami sakit kanker darah sejak tahun 2018.
"Kena kanker, kanker darah yang sebetulnya sudah lama dari 2008 kalau enggak salah, berobat-berobat terakhir empat hari ini masuk (Rumah Sakit) dan menghembuskan napas terakhir," ujar Yorrys di rumah duka, Jalan Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan, Minggu (22/5/2022).
Yorrys mengaku mendapatkan informasi meninggalnya Fahmi Idris dari Anggota DPD RI perwakilan Jakarta, Fahira Idris. Puteri Fahmi Idris itu mengabarkannya pukul 10.00 WIB dan ia langsung datang ke rumah duka.
"Dan Fahira sendiri baru datang tadi pagi dari Swedia karena tanggal 19 itu dia ikut delegasi rombongan DPD ke Swedia, jadi sehari disana dapat berita terus tadi pagi kembali," jelasnya.
Yorrys mengaku cukup dekat dengan sosok Fahmi Idris. Saat masih aktif di Golkar, keduanya kerap komunikasi secara intens ketika sama-sama punya jabatan.
"Beliau sama saya termasuk cukup akrab aktif selalu di Golkar kemudian di pekerjaan, beliau Menaker dan saya Ketua Umum SPSJ dan komunikasi terus dari berbagai macam persoalan-persoalan di Golkar, politik," jelasnya.
Ia juga menyebut Fahmi Idris sosok panutan bagi para kader Golkar. Bahkan meski di usia senja, Fahmi Idris masih kerap menyemangati para kader lewat pesan singkat.
"Selama ini masih intens kami dan beliau aktif sekali di WA group Golkar ngasih motivasi-motivasi dan semangat."
Baca Juga: Anies Kenang Fahmi Idris: Beliau Tak Pernah Berhenti jadi Aktivis sampai Akhir Hayat
Berita Terkait
-
Anies Kenang Fahmi Idris: Beliau Tak Pernah Berhenti jadi Aktivis sampai Akhir Hayat
-
Kenangan Akbar Tanjung pada Mendiang Fahmi Idris: Kami Berjuang Bersama-sama Sejak Mahasiswa
-
Melayat Fahmi Idris, Akbar Tanjung Merasa Sangat Kehilangan Teman Seperjuangan Angkatan 66
-
Kenangan Tak Terlupakan Zulhas Bareng Fahmi Idris, Tertahan Masuk Korsel hingga Diperiksa Selama 2 Jam
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan