Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran resmi melantik delapan polisi wanita alias Polwan sebagai Kapolsek. Mereka diklaim ditugaskan di wilayah strategis yang biasa dipimpin oleh polisi laki-laki.
Fadil mengklaim ini sebagai komitmen dirinya terhadap kesetaraan gender. Dia juga meyakini bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin.
"Ada beberapa kriteria yang membuat saya terus membangun komitmen dalam mengangkat polisi wanita menjadi Kapolsek dan tidak tanggung-tanggung, saya memberikan jabatan kapolsek perempuan di tempat-tempat yang sebelumnya tidak pernah dijabat perempuan," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5/2022).
Berkenaan dengan itu, Fadil mengungkapkan bahwa dirinya pun sengaja melantik Kapolsek karena ingin memberikan arahan khusus. Sebagaimana diketahui ini merupakan momen pertama Fadil melantik langsung pejabat Kapolsek yang biasanya dilantik oleh Kapolres.
"Jadi jika ada yang bertanya ngapain ini Kapolda ngambil alih ini (melantik Kapolsek). Saya jawab saya ingin memastikan bahwa ujung tombak saya seirama dengan apa yang ada di isi kepala saya," ungkapnya.
Berikut delapan Polwan yang dilantik sebagai Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya:
- Kapolsek Cisauk, AKP Syabillah Putri Ramadhani
- Kapolsek Menteng, Kompol Netty Rosdiana Siagian
- Kapolsek Cimanggis, Kompol SITI Fatimah Said Martandu
- Kapolsek Cakung, Kompol Syarifah Chaira Sukma
- Kapolsek Penjaringan, Kompol Ratna Quratul Aini
- Kapolsek Cinere, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon
- Kapolsek Sunda Kelapa, Kompol Riza Sativa
- Kapolsek Tajur Halang, Iptu Tamar Bekti Widiasih Jalmi
Berita Terkait
-
8 Polwan Dilantik Jadi Kapolsek, Kapolda Metro: Pimpin Tempat-tempat yang Sebelumnya Tidak Pernah Dijabat Perempuan
-
Instruksi Keras Kapolda Metro Jaya Ke Para Kapolsek: Jangan Jadi Pangkodamar!
-
Istri Bripka A Minta Bukti Pemecatan Suaminya Karena Selingkuh Dengan Polwan, Polda Metro: Silakan Datang
-
Lantik 8 Polwan jadi Kapolsek, Kapolda Fadil Imran: Bentuk Komitmen Saya dalam Kesetaraan Gender
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali