Suara.com - Akun Instagram @kabarpekanbaru unggah video yang merekam keadaan jalan di Kecamatan Peranap, Inhu, Riau.
Video tersebut diunggah pada Senin (30/05/22).
Video ini direkam oleh seorang pengendara mobil yang sedang melewati jalan raya besar ini.
Dalam video yang diunggah, terlihat kondisi jalan di Penarap ini rusak parah.
Jalan tersebut bergelombang dan juga penuh dengan lubang.
Tidak hanya itu, ketika dilewati oleh kendaraan besar, debu jalan langsung berterbangan. Jalan tersebut menjadi seperti jalan yang tertutup oleh kabut.
Hal tersebut terlihat melalui unggahan video @kabarpekanbaru.
Terlihat beberapa truk besar sedang melewati jalanan ini. Truk-truk tersebut tampak meliuk-liuk karena jalanan yang tidak rata.
Terlihat pula beberapa kendaraan sepeda motor yang sedang menyalip truk-truk besar yang lewat.
Baca Juga: Pengantin Pria Resepsi Pakai Celana Pendek, Videonya Diserbu Warganet
Dalam unggahannya, akun Instagram ini mengungkapkan bahwa masyarakat sudah tidak tahan dengan kondisi jalan yang semakin hari semakin parah.
"Mohon diunggah ya min, kami sudah tidak tahan dengan jalan yang semakin hari semakin parah. Padahal ini jalan raya besar yang biasa dilewati anak sekolah dan kegiatan lainnya," tulis akun ini.
Menurut informasi dari unggahan ini, jalan di Penarap ini akan sangat berdebu ketika musim kemarau ataupun cuaca sedang panas.
Sedangkan ketika hujan, jalanan akan berubah menjadi becek seperti genangan lumpur.
"Kalau panas debunya minta ampun, dan jalannya rusak parah. Kalau hujan jalannya becek seperti genangan lumpur. Beginilah jalan di Penarap, Inhu, Riau," terang akun ini.
Unggahan video ini pun menuai berbagai respons dari warganet. Banyak yang ikut miris melihat debu jalanan yang sampai menutup pandangan pengendara yang lewat jalan tersebut.
"Ya Allah, debunya udah kayak kabut aja ya. Auto buka tutup mata lah lewat situ. Semoga cepet terasi ya," ungkap warganet.
"Mantap," kata warganet.
"Main lah sini, biar tahu rasa nikmatnya melewati jalan Peranap itu gimana," terang warganet.
Berita Terkait
-
Pengantin Pria Resepsi Pakai Celana Pendek, Videonya Diserbu Warganet
-
Joss! Harga Karet Riau di Tingkat Pabrik Naik Jadi Rp22.200 per Kilogram
-
Cita Citata Beri Opini Terkait Tren Video Pakai Baju Branded Cuma untuk Pamer, Unggahannya Tuai Pro Kontra Warganet
-
Viral Foto dan Video Lapangan Denggung Bertabur Sampah, Pengelola Ikut Komentar
-
Terkuak Penyebab Warna Air Sungai Citarum Berubah Merah Darah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah