Suara.com - Seorang pemuda diduga diculik usai mendapatkan telepon soal tawaran pekerjaan. Kisahnya viral di media sosial dan hingga kini masih dalam pencarian.
Pada sebuah utas, akun Twitter @woomistrash menceritakan saudaranya atas nama Bagus yang hilang sejak novermber tahun 2021 lalu.
Bagus Pujianto adalah pemuda kelahiran 2001 yang berdomisili di Mranggen, Demak, Jawa Tengah. Ia dilaporkan hilang sejak 18 November 2021 namun belum ada kejelasan usai melapor ke polisi.
Suara.com sudah mendapatkan izin dari pembuat utas, @woomistrash untuk memberitakan hilangnya Bagus.
Diduga Diculik Usai Diimingi Pekerjaan
Bagus bekerja di sebuah warung makan ayam, ia memang bekerja setelah lulus SMA. Biasanya ia berangkat kerja diantar oleh ayahnya ke halte terdekat untuk diteruskan menggunakan bus kota.
Namun tanggah 18 November, ia diantar kerja dan tak pernah pulang hingga sekarang.
Tepat malam sebelum Bagus menghilang, kakaknya mendengar Bagus menerima sebuah telepon.
Kalimat dari Bagus yang terdengar saat itu adalah, "ini saya bawa uangnya langsung atau bisa transfer? terus nanti saya langsung kerja enggak?”.
Baca Juga: Aksi Heroik Juru Parkir Pekanbaru Tangkap Jambret, Publik: Jadikan Duta Parkir!
Besoknya Bagus bekerja seperti biasa. Namun ia tak kunjung pulang hingga orangtunya mendatangi warung makan ayam tempat Bagus bekerja.
"Tapi kata orang-orang sana ternyata dia [Bagus] udah pindah kerja, dan dia enggak bilang pindah di mana. Setelah dicari tau, ternyata dia pindah ke salah satu tempat karaoke besar di Semarang, jadi cleaning service," rulis akun @woomistrash yang merupakan saudara dari Bagus.
Akhirnya orangtua mendatangi tempat kerja barunya, namun Bagus tak berangkat kerja sejak sang bapak mengantarnya.
"Anak ini [Bagus] sehari-hari pendiam dan agak tertutup, dia hanya mau terbuka dengan ibunya. Tapi bulan Juli 2021 ibunya meninggal dunia, alias beberapa bulan sebelum dia hilang," imbuhnya.
Ayah Bagus sudah melapor ke Polsek, kemudian sang Kakak juga melapor ke Polrestabes Semarang, hingga Reskrim namun tetap tak ada hasil.
Video Call Nomor Tak Dikenal
Pada tanggal 27 November 2021 di tengah malam, ada nomor tak dikenal yang video call kakak bagus. Setelah diangkat, wajah Bagus muncul ia ketakakutan dan minta ditransfer uang sebersar Rp 5 juta.
"Pas Video call, kondisinya dia minta uang lima juta, suruh transfer sekarang sambil minta tolong banget, dia video call jam 12 malam pakai nomor baru, tapi foto profil adik saya," ujar Adi Pamungkas, kakak Bagus saat dihubungi Suara.com melalui pesan WhatsApp Selasa (31/5/2022).
Menurut Adi, tempat adiknya melakukan video call adalah sebuah ruangan di mana terlihat banyak anak seumuran adiknya.
Terdengar pula suara seorang pria yang marah-marah meminta Bagus pindah tempat dan memaksa untuk cepat ditransfer.
Ada ancaman jika Bagus tak mentransfer maka ia akan mati.
Adi sendiri meminta Bagus untuk share lokasi, tapi adiknya itu tak berani. Kemudian video call dimatikan dan nomor tersebut tak bisa lagi ditelepon.
Nomor tersebut kemudian mengirimkan video Bagus yang duduk. Bagus diminta tersenyum dalam video tersebut.
"Masa cemberut kayak gitu, jangan cemberut jangan terpaksa senyumnya, katanya mau pulang," ujar pria di balik video Bagus.
Menurut Adi, pemilik nomor mengirimkan pesan jika Bagus ingin pulang maka harus membayar Rp 5 juta untuk administrasi mendaftar kerja.
Kelaurga tak langsung memberikan uang, namun kemudian pihak terduga peculik menurunkan nominal menjadi Rp 2 juta sebagai administrai dan ongkos Bagus pulang.
Keluarga menolak lagi dan melakukan negosiasi, akhirnya dengan persetujuan keluarga akan mengirim uang sebesar Rp 1,5 juta dan sisanya akan diberikan langsung ketika Bagus dipulangkan.
Orang yang diduga menculik itu mengiyakan dan memberikan nomor rekening, namun setelah uang dikirim nomor tersebut tak bisa dihubungi.
Tak Ada Kabar dari Kepolisian
Meski kejadian sudah terjadi berbulan-bulan, pihak kepolisian belum memberikan kabar. Bahkan pihak keluarga sampai mengaku lelah berharap pada polisi.
Pada sebuah tangkapan layar yang dibagikan di Twitter, polisi malah meminta agar Adi, kakak Bagus untuk menjemput Bagus sendiri dan mengusahakan baik-baik.
Padahal Adi jelas-jelas tak tahu posisi Bagus sehingga minta bantuan polisi. Kemudian polisi malah meminta Adi menanyakan langsung pada ornag yang meminta tebusan soal lokasi Bagus.
"Tapi ada satu anggota yg mengatakan bahwa beliau sudah berhasil bertemu sosok Ardiles ini, beliau mengatakan bahwa Ardiles (nama pemilik rekening) ini backingannya cukup kuat sehingga tidak dapat lgsg diamankan. Menurut saya ini cukup aneh juga," tulis akun @woomitrash.
"Lalu ketika si Ardiles ini ditanya di mana posisi Bagus dan anak-anak lainnya, dia bilang tidak tau karena dia hanya sebagai perantara saja," tambahnya.
Meskipun cerita sudah viral di media sosial, namun hingga berita ini dibuat keluarga masih belum mendapatkan titik terang.
Akun @woomitrash juga menyatakan belum ada kabar dari kepolisian.
"Sejauh ini belum ada pihak kepolisian menghubungi. Hanya dari perwakilan Ombudsman Jateng yang menghubungi saya," ungkap @woomitrash saat dihubungi Suara.com melalui pesan langsun Twitter.
"Jadi keluarga akan datang ke kantor ombudsman jateng untuk menceritakan kronologi dan bukti-buktinya, dari ombudsman akan melakukan pendampingan juga," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029