Suara.com - Tentara Israel dilaporkan telah menembak mati seorang remaja Palestina di barat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan Palestina pada Kamis (2/6/2022).
Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "seorang anak laki-laki berusia 17 tahun dilarikan ke Kompleks Medis Palestina di Ramallah, karena terkena peluru yang ditembakkan oleh tentara Israel yang mengenai dadanya di desa al-Midya, dekat tembok pemisah Israel, barat Ramallah."
"Para dokter mencoba menyelamatkan dia, tetapi dia gugur karena luka kritisnya," ungkap pernyataan itu.
Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa nama remaja itu adalah Odeh Muhammad Odeh, dan dia ditembak oleh pasukan patroli penjajah di dekat tembok Israel yang dibangun di desa Palestina.
Tidak ada konfrontasi atau bentrokan yang dilaporkan di tempat kejadian, tambah mereka.
Odeh merupakan orang Palestina kedua yang terbunuh pada hari Kamis setelah pasukan Israel menembak mati seorang pemuda dalam serangan di kamp pengungsi Dheisheh di kota Bethlehem, Tepi Barat yang diduduki. (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Kemenlu RI Kecam Aksi Arak Bendera Israel di Yerussalem Timur: Dewan Keamanan PBB Harus Tegas
-
Usai Pawai Bendera Israel, Bentrokan Pecah di Yerusalem
-
Hasil Penyelidikan: Jurnalis Shireen Abu Akleh Sengaja Ditembak Oleh Tentara Israel
-
Investigasi PalestIna: Israel Sengaja Bunuh Jurnalis Shireen Abu Aqla
-
Ribut Soal Bendera Israel Berkibar saat Anies Pidato di JIS, Begini Faktanya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jokowi Disebut Sudah Pulih 99 Persen, Siap Keliling Indonesia Juni 2026 Sapa Rakyat
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
-
Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar
-
Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp10,2 Triliun Setinggi 2 Meter Hasil Denda Kehutanan
-
Blok M Disorot! Polisi Dalami Jaringan Prostitusi Anak yang Diduga Libatkan Warga Negara Jepang
-
Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Calbee Ganti Kemasan Camilan Jadi Hitam Putih
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan