Suara.com - Nurman (41), mengungkap kronologi penjambretan yang dialami putrinya, N (7) yang terjadi di depan rumahnya, Gang Niman, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu (8/6/2022) kemarin.
Dia mengatakan, akibat peristiwa tersebut, kalung mas putih milik putrinya seberat empat gram dibawa kabur dua pelaku yang datang mengendarai sepeda motor.
"Kalung emas putih, empat gram, sekitar Rp 4 jutaan," kata Nurman saat ditemui Suara.com, Kamis (9/6/2022).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar 11.45 WIB, saat situasi di depan rumahnya sedang sepi. Pada saat itu, N sedang bermain bersama teman-temanya tepat di halaman rumahnya. Namun, tiba-tiba putrinya berteriak.
"Habis kejadian dia langsung teriak, mamak, mamak gitu," tutur Nurman.
Seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV yang viral di media sosial, Nurman sempat melihat kedua pelaku.
"Saya lihat, saya keluar tapi pagar digembok, saya mutar dari belakang, tapi mereka sudah kabur," ujar Nurman.
Sementara itu, Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Agung sudah mendatangi lokasi. Pihaknya meminta orang tua korban untuk membuat laporan agar bisa dilakukan proses penyelidikan.
"Datangi TKP walaupun belum ada laporan. Kami minta untuk korban datang ke Polsek membuat laporan agar kami bisa menindaklanjutinya," kata Agung ditemui Suara.com di lokasi.
Viral di Media Sosial
Aksi pelaku jambret yang menyasar anak kecil itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di salah satu rumah warga.
"Aksi jambret perhiasan anak kecil terekam CCTV di Gg Niman dekat bidan wahyu Kel Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (08/06) Pukul 11.43. WIB," demikian keterangan video seperti dikutip Suara.com lewat akun Instagram, kabar.jaktim.
Berdasar video yang beredar, awalnya ada dua bocah yang sedang bermain di jalanan gang tersebut. Namun, beberapa saat, muncul dua orang terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Tampak, salah satu dari pelaku itu turun dari sepeda langsung mendekati anak perempuan berbaju hitam yang sedang bermain bola. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menarik kalung yang dipakai korban dari arah belakang. Bocah perempuan itu tampak tak berdaya ketika perhiasannya dirampas oleh pelaku.
Saat aksi pejambretan itu terjadi, terlihat ada pemotor yang melintasi lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Bocah Terseret Motor Jambret, Bendera 'HTI' di Deklarasi Dukung Anies Capres
-
Viral Jambret di Cijantung: Beraksi Siang Bolong, Tarik Paksa Perhiasan Anak Perempuan saat Main Bola di Gang
-
Geram Anaknya Dijambret hingga Terseret Motor di Tangerang, Ayah Korban Murka
-
Pilu, Bocah Terseret Motor Jambret HP hingga 15 Meter di Ciledug Tangerang
-
Rampas HP Anak-anak Sampai Korban Terseret, Polisi Buru Pelaku Jambret di Ciledug
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional