Suara.com - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi secara resmi melakukan perombakan kabinet atau reshuffle pada hari ini. Menteri-menteri yang berasal dari Partai NasDem dalam tanda kutip selamat dari reshuffle.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali, mengatakan, selamatnya menteri-menteri NasDem dari reshuffle hari ini, diklaim karena masih berprestasi.
"Kalau hari ini kita lihat ada reshuffle dan kader partai NasDem tetap dipercaya di kabinet karena Alhamdulilah menteri berprestasi," kata Ali jelang Rakernas NasDem di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu.
Ali mengaku tak khawatir dengan kinerja para menteri-menteri NasDem kekinian. Ia tetap percaya jatah kursi di kabinet untuk NasDem tetap 3 kursi.
"Apa yang mau di dealkan, NasDem dari kemarin tiga kursi tetap tiga kursi. Kalau beda halnya NasDem dapat lima kursi itu yang patut kita pertanyakan," tuturnya.
Lebih lanjut, Ali membantah jika Surya Paloh selaku ketua umum melakukan lobi-lobi agar selamat dari reshuffle. Menurutnya, NasDem tidak pernah melakukan transaksi jatah kursi kabinet.
"Karena kita tidak pernah mentransaksionalkan itu, itu yg saya katakan dari kemarin apapun nanti keputusan presiden tentan kabinet tidak akan mengubah posisi NasDem di kabinet di koalisi sendiri," tuturnya.
"Kita sangat menghindari dan itu di praktikan oleh nasdem bukan hanya soal jabatan yang eksternal tapi dalam praktik politik internal dalam proses pengusungan caleg kepala daerah kami menjauhi hal-hal transaksional," sambungnya.
Ganti Menteri Baru
Baca Juga: Dicopot Jokowi, Kekayaan Surya Tjandra Naik Hampir Rp 1 M Selama Jadi Wamen ATR!
Siang tadi, Presiden Jokowi resmi menunjuk Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menjadi Menteri Pedagangan dan mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Menteri ATR/BPN.
Zulhas menggantikan Mendag Muhammad Lutfi dan Hadi menggantikan Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil. Pelantikan keduanya dilakukan oleh Jokowi di Istana Negara, Jakarta.
Pelantikan ini berdasar pada Keputusan Presiden nomor 64B Tahun 2022 tentang Pemberhetian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Tahun 2019-2024.
"Mengangkat, satu, saudara Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan, dua, saudara Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN)," kata Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti saat membacakan kutipan Keppres yang ditetapkan pada Selasa, 15 Juni.
Selain dua menteri, Jokowi juga menunjuk Sekretaris Dewan Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni menjadi wakil menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Raja Juli menggantikan wamen sebelumnya, Surya Tjandra.
Kemudian, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, John Wempi Wetipo juga dilantik menjadi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), serta Sekjen Partai Bulan Bintang ditunjuk menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker).
Berita Terkait
-
Jabat Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto Ungkap Sederet PR dari Jokowi: Bereskan Sertifikat Tanah hingga Konflik Lahan PTPN
-
Surya Paloh: Sampai Sekarang Belum Ada Partai Dekati Nasdem untuk Koalisi
-
Obrolan Jokowi dengan Ketum Parpol di Istana, Surya Paloh: Bahas Prediksi IMF Soal 60 Negara Gagal
-
NasDem Tak Lagi PDKT dengan Partai untuk Koalisi Pilpres, Surya Paloh: Yang Datang Belum Tentu Dekat
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
-
Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?