Suara.com - Baru-baru ini nama Ahnaf Arrafif dibuat gempar oleh warganet di media sosial Twitter. Siapa Ahnaf Arrafif sebenarnya?
Seperti yang diketahui, Ahnaf Arrafif adalah seorang wanita mengaku pria demi menikahi seorang perempuan di Jambi. Untuk tahu siapa Ahnaf Arrafif sebenarnya dan upayanya melakukan menipu, simak artikel ini sampai selesai.
Kisah Ahnaf Arrafif ini pertama kali viral melalui sebuah cuitan dari akun @FashionkuStyle pada Rabu (15/5/2022) yang lalu. Akun tersebut menceritakan mengenai masalah rumah tangga. Sang korban, sebut saja N benar-benar merasa ditipu oleh suaminya yang ternyata seorang wanita tulen.
Dilansir dari akun Twitter @FashionkuStyle, kejadian yang menimpa perempuan asal Jambi selama kurang lebih 10 bulan mulai Juni 2021 hingga 1 April 2022.
Kronologi Kasus Ahnaf Arrafif
N pertama kali berkenalan dengan Ahnaf Arrafif melalui aplikasi kencan online yakni Tantan pada 31 Mei 2021. N mengaku ia disarankan oleh temannya untuk menggunakan aplikasi tersebut untuk mencari seorang kekasih.
Kontak di antara keduanya sangat intens hingga suatu saat Ahnaf Arrafif datang menemui N di rumahnya di Jambi. Kedatangan Ahnaf Arrafif tidak hanya menemui N semata, namun ingin melamar dirinya.
Berdasarkan pertanyaan N, Ahnaf Arrafif datang ke rumahnya tanpa membawa identitas sama sekali. Ketika ditanya mengenai identitasnya, ia berdalih bahwa identitasnya sedang diganti.
Pada 18 Juli 2021, Ahnaf Arrafif menikahi N secara siri karena mempelai pria tidak membawa kartu identitas. Setelah melangsungkan pernikahan, ibu N yang bernama Siti menaruh curiga terhadap Ahnaf Arrafif.
Baca Juga: Fakta Kasus Istri Bersuami Perempuan di Jambi, Terungkap Modus Pelaku Sempat Ganti Nama Baptis
Siti curiga terhadap tingkah Ahnaf Arrafif yang keluar kamar mandi selalu mengenakan pakaian lengkap. Hingga suatu ketika ibu N menyuruh menantunya membuka baju di depannya. Pada akhirnya Ahnaf Arrafif terbukti merupakan seorang wanita tulen yang menyamar sebagai pria.
Siapa Ahnaf Arrafif?
Ahnaf Arrafif mengatakan kepada N bahwa dirinya merupakan seorang pria mualaf yang sedang mencari pasangan hidup. Ahnaf Arrafif juga mengaku bahwa ia memiliki nama baptis yakni Petrus Gilbert Arrafif.
Ahnaf Arrafif mengaku berprofesi sebagai dokter spesialis bedah saraf dan menjadi pengusaha batu bara di PT Bomba Group, PT BAU dan PT PAMA.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Ahnaf Arrafif merupakan seorang wanita menyamar sebagai pria yang memiliki nama asli Erayani yang diduga penyuka sesama jenis.
Sebagai korban, N bersaksi bahwa dirinya rugi berumah tangga dengan suaminya yang merupakan seorang perempuan. Ia berkata bahwa nama baik beserta mentalnya sudah dirusak oleh Ahnaf Arrafif.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Kasus Istri Bersuami Perempuan di Jambi, Terungkap Modus Pelaku Sempat Ganti Nama Baptis
-
7 Fakta Mengerikan Kasus Wanita di Jambi Baru Sadar Suami yang Dinikahi Perempuan
-
Kisah Pilu Wanita Dinikahi Perempuan di Jambi, Lampu Dimatikan Saat Hubungan Intim dan Pernah Jadi Imam di Musala
-
Ngeri! Diduga Depresi Karena Utang, Pria Jambi Nekat Potong Kemaluan Sendiri
-
Cerita Pilu Korban Perempuan Dinikahi Perempuan Di Jambi: Pelaku Pernah Jadi Imam Di Musala, Saat Intim Lampu Dimatiin
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!