Suara.com - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membagikan testimoni jemaah haji asal Bontang, Kalimantan Timur yang bisa berangkat haji tahun ini. Ia sangat bersyukur pelayanan haji tahun ini berjalan maksimal hingga membuat jemaah haji merasa sangat puas.
Melalui akun Twitter @yaqutcqoumas, pria yang kerap disapa Gus Yaqut ini membagikan video salah seorang jemaah haji wanita asal Bontang yang mengaku sangat bersyukur bisa berangkat haji.
Gus Yaqut mengaku sangat bahagia mendapatkan respons positif dari para jemaah haji yang berangkat tahun ini. Setelah 2 tahun pemberangkatan haji dihentikan karena pandemi Covid-19, kini para jemaah haji bisa kembali diberangkatkan.
"Sungguh suatu kebahagiaan bagi kami, keluarga besar Kementerian Agama mendapatkan testimoni dari jemaah haji asal Bontang, Kalimantan Timur ini," tulis Gus Yaqut seperti dikutip Suara.com, Senin (20/6/2022).
Yaqut berjanji akan terus berusaha meningkatkan pelayanan untuk para jemaah haji selama berada di Tanah Suci hingga kembali ke Indonesia dengan selamat.
"Kami akan terus berusaha melayani para jemaah haji Indonesia hingga mereka kembali selamat ke Tanah Air tercinta," ujarnya.
Dalam video yang diunggah oleh Gus Yaqut, tampak seorang jemaah haji perempuan asal Bontang berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Menag Yaqut yang telah memberikan pelayanan maksimal untuk keberangkatan jemaah haji.
"Alhamdulillah setelah 2 tahun kami menunggu pada musim haji ini kami diberangkatkan untuk memenuhi panggilan Allah SWT dengan fasilitas yang luar biasa," ujarnya dalam video.
Menurutnya, seluruh fasilitas haji yang diberikan pemerintah Indonesia dari mulai dari persiapan sampai pelaksanaan luar biasa.
Baca Juga: Jemaah Haji Jangan Abaikan Hipertensi Bisa Memicu Jantung
"Semoga pak Jokowi dan jajarannya dibimbing dan diberikan petunjuk oleh Allah untuk membangun negeri yang kita cintai," ungkapnya.
Sebagai informasi, sebanyak 3.169 jemaah haji gelombang I diberangkatkan pada Minggu (5/6/2022). Untuk tahun ini, total kuota haji Indonesia yang akan diberangkatkan sebanyak 100.051 jemaah atau sekitar 46 persen dari kuota normal jemaah haji pada tahun-tahun sebelumnya.
Tag
Berita Terkait
-
Perhatian Jemaah Haji! Jangan Sepelekan Hipertensi, Bisa Picu Serangan Jantung
-
Perbedaan Rukun dan Wajib Haji yang Perlu Diketahui, Simak Baik-baik!
-
389 Jemaah Haji Asal NTB Diberangkatkan ke Arab Saudi Hari Ini
-
Berapa Biaya Haji 2022? Ada Kenaikan, Segini Besarannya
-
Canggih, Pemerintah Arab Kerahkan Pasukan Robot untuk Layani Minum Jemaah Haji
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali