Suara.com - Momen pengambilan rapor sekolah biasanya dilakukan oleh para orang tua murid maupun sanak saudara terdekat. Berbeda dengan siswa ini, ia harus mengambil sendiri rapornya tanpa orang tua yang mendampinginya.
Video tersebut direkam oleh guru dari siswa tersebut.
Videonya kemudian diunggah di akun Instagram @berita_gosip pada Selasa (21/06/22).
Dalam video yang beredar, tampak seorang siswa laki-laki yang mengambil rapornya di sekolah sendirian. Ia mengendarai sepedanya saat datang ke sekolahnya.
Setelah mendapatkan rapornya, siswa yang saat itu mengenakan baju panjang berwarna biru ini langsung kembali pulang mengendarai sepeda yang ia bawa.
Siswa ini mengendarai sepedanya dengan lepas tangan satu, karena satu tangannya ia gunakan untuk membawa rapor.
Pada video tersebut, terlihat pula momen ketika siswa laki-laki ini agak kesusahan membawa rapornya saat hendak menyeberang jalan di depan sekolahnya.
Pada video yang diunggah, guru ini menjelaskan bahwa, awalnya siswa tersebut mengirimkan pesan WhatsApp, menginformasikan jika akan terlambat mengambil rapot. Siswa tersebut juga menginfromasikan bahwa dirinyalah yang mengambil rapor tersebut, bukan orang tuanya.
"Anak yang lain, rapor diambilkan orang tua. Cuma dia yang WA Pak Guru ambil rapor telat dan dia ambil sendiri karena suatu hal," kata guru tersebut.
Guru ini kemudian mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa ingin marah karena kejadian tersebur. Namun perasaan tersebut tiba-tiba hilang dan berganti dengan perasaan haru karena melihat siswa tersebut.
Video ini pun viral. Banyak warganet yang turut memberikan semangat pada siswa laki-laki tersebut. Namun ada pula warganet yang malah salah fokus kepada rapor yang dibawa oleh siswa tersebut. Rapor tersebut dibawa dengan tangan kosong si siswa, tanpa diberikan kantong plastik atau semacamnya.
Komentar Warganet yang Turut Memberikan Semangat
"Semangat terus dek. Semoga kelask jadi orang yang sukses. Aamiin," ungkap warganet.
"Semangat ya dek. Aku dari SD sampai kuliah ambil sendiri terus," kata warganet.
"Semoga adiknya selalu diberi kesehatan dan dilancarkan sekolahnya. Orang tua adiknya dilancarkan rezekinya dan kelak si adik bisa sukses karirnya. Aamiin," terang warganet.
Berita Terkait
-
Kocak! Tukang Es Mendadak Masuk Kelas Sebelum Pelajaran Bikin Murid Girang, Sikap Santuy Guru Tuai Pujian
-
Sudah 34 Tahun Berumah Tangga Baru Tahu Pernikahannya Tak Sah, Pasangan Ini Bikin Geger Minta Nikah Ulang
-
Tepergok Berbuat Tak Senonoh dengan Pacar, Remaja Perempuan Ini Bikin Video Klarifikasi Minta Maaf
-
Tak Punya Duit, Pasangan Ini Minta Tamu Ikut Patungan Biayai Pesta Pernikahan sampai Bulan Madu
-
Warga Berhasil Tangkap Komplotan Pencuri Kotak Amal Masjid, Pelakunya Ternyata Dua Orang Gadis
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Sepanjang 2025, Ini 14 Putusan MK yang Paling Jadi Sorotan
-
Gakkum Kehutanan Tangkap DPO Pelaku Tambang Ilegal di Bukit Soeharto
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!
-
Menuju Nol Kasus Keracunan, BGN Perketat Pengawasan Makan Bergizi Gratis di 2026
-
Pakar Hukum Tata Negara: Ketua MK Suhartoyo Ilegal!
-
Dokter Tifa Bongkar 6 Versi Ijazah Jokowi, Sebut Temuan Polda Blunder
-
Pakar Bongkar Dasar Hukum Perpol 10/2025, Polisi Aktif Bisa Jadi Sekjen-Dirjen
-
BGN Respons Isu Susu Langka: Pemerintah Akan Bangun Pabrik dan 500 Peternakan Sapi
-
Tuntut Kenaikan Upah 2026, Massa Buruh dari Jakarta dan Jabar Padati Kawasan Monas