Suara.com - M Kece hadir sebagai saksi korban dalam sidang dugaan kekerasan atas terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte, Kamis (23/6/2022) hari ini. Dalam kesaksian di sidang, Kece mengaku diminta untuk membuka mulut oleh Napoleon dalam insiden pelumuran kotoran manusia yang berlangsung di Rutan Bareskrim Polri pada 2021 lalu.
Dalam sesi tanya jawab dengan tim kuasa hukum terdakwa, Kece mengaku mendapat perintah untuk menutup mata dan membuka mulut. Hal itu terjadi sebelum perwira Polri aktif itu melakukan pelumuran kotoran manusia di wajah Kece.
"Artinya menurut Saudara saksi, terdakwa ini melumurkan tinja itu ke muka, langsung dimasukkan ke mulut?" tanya Ahmad Yani selaku kuasa hukum di ruang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Iya ke mulut. Jadi majelis hakim begini: tutup matamu, buka mulutmu," beber Kece yang tetap menghadap ke arah majelis hakim dari atas kursi roda.
Mendengar jawaban itu, Napoleon bereaksi. Eks Kadiv Hubinter Bareskrim Polri itu mengaku jika dia hanya mengucapkan kalimat: tutup matamu, tutup mulutmu.
Ahamd Yani kemudian menengahi. Kepada Kece, dia bertanya mengapa memberikan keterangan bohong.
"Bukan seperti itu? kenapa Saudara berbohong?" kata Ahmad Yani.
Ketua majelis hakim Djuyamto kemudian masuk dan meminta agar tidak ada emosi dalam persidangan kali ini. Sebab, yang digali dalam sebuah persidangan adalah kebenaran.
"Kami kan sedang menggali sebuah kebenaran, kebenaran hanya diperoleh ketika kita tenang," kata Djuyamto.
Kece kemudian melanjutkan keterangannya dan menyebut Napoleon meminta seseorang untuk mengambil sebuah kantong kresek berwarna putih. Namun, Kece mengaku tidak tahu apa isi di dalam kantong kresek tersebut.
"Ya terdakwa itu membawa plastik putih saya tidak tahu apa isinya, langsung dia ambil langsung dia masukin ke mulut saya," ucap Kace.
"Setelah Terdakwa 'tutup matamu, tutup mulutmu' itu terdakwa tanya mana pesanan saya?" tanya Ahmad Yani.
"Iya, untuk mengambil dalam kantong kresek putih. Iya, dimasukkan ke mulut saya, langsung dilumur-lumurkan. Pokoknya di muka saya digini-ginikan lah," pungkas Kace.
Pakai Kursi Roda
Pantauan Suara.com, Kece tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Dia yang berada di atas kursi roda terlihat mengenakan batik cokelat dan dalam posisi tangan terborgol.
Berita Terkait
-
Kerap Absen karena Sakit, M Kece Kini Dibawa ke Sidang Irjen Napoleon Pakai Kursi Roda dengan Kondisi Tangan Terborgol
-
Irjen Napoleon Siap Lakukan Ini Jika Ada Yang Halangi M Kece Datang ke Sidang
-
Diduga Ada Yang Halangi M Kece Datang ke Sidang, Irjen Napoleon: Saya Siap Lakukan Tindakan Terukur
-
Ogah Komentar Soal Sidang Etik, Irjen Napoleon: Itu Urusan Kapolri, Saya Prajurit
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau