Suara.com - Jamaah haji Aceh mulai berherak ke Mekkah dari Madinah. Sebelumnya di Madinah mereka sudah melakukan ibadah arbain hingga ziarah makam Rasulullah.
Jamaah haji itu tergabung dalam kelompok terbang (kloter) satu. Jamaah mulai bergerak sekitar pukul 08.00 WAS.
Semua jamaah sebelum Shalat Subuh sudah melakukan mandi sunat ihram dan mengenakan pakaian ihram.
Para jamaah akan menempuh perjalanan enam hingga tujuh jam ke Mekkah untuk melaksanakan umrah wajib sebagai rangkaian pelaksanaan ibadah haji.
"Semua barang bawaan jamaah seperti koper besar sudah diangkut tadi malam. Jamaah keluar hotel untuk shalat subuh sudah memakai pakaian ihram, dan setelah shalat tidak lagi kembali ke hotel tapi bersiap-siap naik bus," kata Koordinator Humas dan Penerangan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh Tajri bin Yakub.
Para jamaah nanti akan melaksanakan umrah wajib dengan mengambil miqat di Zulhulaifah atau biasa disebut dengan nama Bir Ali.
"Di Bir Ali, jamaah shalat sunat tahyat masjid, sunat ihram dan sunat dhuha masing-masing dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan ihram atau niat umrah dilakukan di dalam bus, dipandu oleh para Karom (kepala rombongan) masing-masing," katanya.
Jamaah dari kloter satu berjumlah 392 orang.
Hanya 391 orang yang berangkat ke Mekkah, sedangkan seorang jamaah bernama Abdul Manaf belum bisa berangkat, karena sakit dan harus dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.
Baca Juga: Jamaah Calon Haji Embarkasi Solo Meninggal Dunia di Arab Saudi karena Cardiovascular Desease
Sebelumnya, PPIH Embarkasi Aceh memberangkatkan 393 jamaah yang tergabung dalam kloter satu pada Rabu (15/6) dini hari. Satu anggota jamaah asal Pidie Jaya meninggal dunia menjelang mendarat di bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. (Antara)
Berita Terkait
-
Viral Isi Takjil di Masjid Nabawi Ada Uang 100 US Dollar, Fakta atau Hoaks?
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter
-
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi
-
Kepalanya Bocor saat Umrah, Arie Untung: Mungkin Sujudnya Kurang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran