Suara.com - Presiden Joko Widodo menjelaskan lawatannya ke Ukraina dilakukan dengan niat baik.
Presiden Jokowi dan rombongan naik kereta luar biasa yang disiapkan oleh pemerintah Ukraina, seperti juga digunakan oleh pemimpin negara yang berkunjung ke Ukraina beberapa waktu lalu.
Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan diperkirakan waktu tempuh 12 jam perjalanan dengan kereta api dan tiba di Kyiv pada hari Rabu waktu setempat.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana dalam rombongan terbatas adalah Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.
Dalam unggahan di akun resmi media sosial Instagram @jokowi dikutip di Jakarta, Rabu, Presiden telah berangkat dari Peron 4 Stasiun Przemysl Glowny, Przemysl, Polandia, bersama rombongan terbatas menuju Kyiv, Ukraina.
"Kami memulai misi perdamaian ini dengan niat baik. Semoga dimudahkan," tulisnya.
Di Kyiv, Presiden Jokowi dijadwalkan untuk bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Jokowi menjadi pemimpin Asia pertama yang mengunjungi Ukraina.
Presiden Jokowi mengemban misi untuk membangun dialog, menghentikan perang, dan membangun perdamaian dalam lawatannya ke Ukraina yang sedang berkonflik dengan Rusia.
Setelah dari Kyiv, Presiden juga akan melanjutkan perjalanan ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.
Baca Juga: Jokowi Bawa Bantuan Kemanusian ke Ukraina
Menlu Retno Marsudi dalam keterangannya di Munich, Jerman, sebelum keberangkatan ke Polandia, mengatakan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina.
Komunikasi intensif telah dilakukan Menlu, di antaranya terhadap Presiden Palang Merah Internasional, The United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UN-OCHA), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Menteri Luar Negeri Turki, dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa selain dengan pihak Ukraina dan Rusia.
"Dalam beberapa hari terakhir ini, saya juga melakukan komunikasi intensif dengan beberapa pihak dalam rangka kunjungan Presiden ke Ukraina dan ke Rusia. Tentunya komunikasi juga terus kami lakukan dengan Ukraina dan Rusia sendiri," kata Retno. (Antara)
Berita Terkait
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis