Suara.com - Video seorang pria yang berlarian hingga menangis histeris saat menemui ibunya yang telah terbujur kaku viral di media sosial. Video ini begitu pilu karena pria tersebut baru saja datang dari perantauan.
Peristiwa menyesakkan ini dibagikan oleh akun Instagram @memomedsos pada Sabtu (02/07/22). Hingga saat ini, video unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 47 ribu kali.
"Yang paling ditakutkan anak rantau," tulis akun ini.
Dalam video yang diunggah, tampak pria yang saat itu mengenakan jaket hitam dan celana panjang berlari ke arah rumahnya. Di pekarangan rumahnya sendiri telah terpasang tenda dan juga kursi yang disediakan untuk pelayat.
Sang pria ini diduga baru saja pulang dari perantauan saat mengetahui kabar bahwa ibunya meninggal dunia.
Pria berjaket hitam ini datang dengan berlari kencang menuju salah satu ruangan di rumah tersebut di mana jenazah ibunya berada. Ia melewati kursi dan sesekali menabrak kursi tanpa mempedulikan beberapa pelayat yang sudah berdatangan.
Begitu sampai di depan jenazah sang ibu, pria ini terdengar menangis hingga histeris. Ia berteriak kencang saat melihat jenazah sang ibu.
Beberapa pelayat pun kemudian berhamburan melihat momen tersebut. Terlihat seorang anggota TNI yang ikut berlari menyusul pria perantau ini.
Momen menyesakkan ini pun langsung mendapatkan perhatian dari warganet. Mereka beramai-ramai menuliskan komentar duka hingga mengaku turut merasakan sakitnya kehilangan orang tua.
Baca Juga: Jokowi Kenang Tjahjo Kumolo, Tokoh Teladan dan Sosok yang Sederhana
"Ya Allah ikut nangis aku," ujar warganet.
"Innalillahi wa innailahi rojiun," tulis warganet.
"Betul banget kerasa banget sedihnya. Ibu saya juga baru meninggal Juni ini. Saya posisi di rantau," ujar warganet.
"Ini yang telah aku rasakan saat ini," ungkap warganet.
"Baru kemarin aku begini. Nyeseknya nggak ilang-ilang, kehilangan cinta pertamanya anak perempuan," kata warganet.
Berita Terkait
-
Cerita Mahfud MD Diberikan Dua Amplop oleh Tjahjo Kumolo, Apa Isinya?
-
Diduga Korban Kecelakaan, Jenazah Pemuda Tanpa Identitas Ditemukan di Cakung
-
Gus Nabil Sebut Almarhum Tjahjo Kumolo Matang Dalam Berpolitik dan Dekat Dengan Kiai-Kiai NU
-
Sebut Tjahjo Kumolo Sebagai Pejabat Langka, Politisi PDIP: Selalu Hangat dan Merespon Awak Media Massa
-
Tersebar Video Dua Pria Curi Tangga Lipat di Rumah Warga, Netizen: Silap Mata, Barang Hilang
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa