"Jadi, infonya ibu-ibu tersebut teriak-teriak gitu menjadi normal buat warga sini. Jujur saya nggak tega dengarnya. Apalagi saat si ibu teriak minta tolong ke warga sekitar. Tapi ya itu, nggak ada yang peduli," pungkasnya.
Sontak saja, cuitan ini banyak menarik perhatian dari warganet. Beragam komentar dilontarkan warganet mengenai peristiwa ini. Dari mengkritik anak dari ibu tersebut hingga memberikan saran agar warga di sekitar rumah ibu tersebut untuk bergerak membantu ibu tersebut.
"Lah, nggak manusiawi," ujar warganet.
"Jahat banget anaknya," terang warganet.
"Apapun alasannya, kalau ada manusia dikurung dan ditahan tanpa ada lembaga khusus yang mengawasi dan bertanggung jawab seharusnya diselamatkan," kata warganet.
"Warga sekitar sama RT dan RW-nya harus panggil anak-anaknya buat diobrolin dan cari solusi. Jangan karena takut atau ngggak mau ikut campur masalah keluarga orang-orang terus malah didiemin aja. Kasihan loh kalau sendirian gini. Apakah kebutuhannya di dalam rumah tercukupi atau tidak kan nggak tahu ya," ungkap warganet.
"Semoga segera ditangani. Soalnya di kompleksku pernah kejadian ibu-ibu tua ditinggal anaknya di rumahnya. Tahu-tahu meninggal di dalam rumah dan ditemukan dalam kondisi kering membusuk," tambah warganet.
Berita Terkait
-
Siapa Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan? Ini MSA yang Selalu Gagal Ditangkap Polisi
-
Mantap! Setengah dari Populasi Anak 6-11 Tahun di Sulawesi Utara Sudah Vaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap
-
Beredar Video Oknum Kiai Minta Polisi Tak Tangkap Anaknya, Klaim Difitnah di Kasus Pencabulan Santriwati
-
Kiwil Ungkap Biaya Sekolah Anaknya dengan Rohimah Diurus Venti Figianti
-
Rusun Ponpes Minhaajurrosyidiin Dibangun Agar Santri Latihan Tinggal di Hunian Vertikal
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?