"Lah jadi bahan buat kampanye," kata warganet lain.
"Nepotisme yang terang-terangan," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.
Cara Membeli MinyaKita yang Dijual Rp 14.000 per Liter
Seperti telah diketahui, pembelian minyak goreng curah saat ini harus menggunakan NIK. Persyaratan yang sama ternyata juga diterapkan untuk pembelian MinyaKita yang dibesut oleh Kemendag.
Zulhas sempat mengungkap MinyaKita akan dipasarkan baik di pasar tradisional atau supermarket. Namun karena masih baru dirilis, jumlah minyak goreng ini masih terbatas.
Sedianya MinyaKita akan dijual seharga Rp 14.000 per liter, yang bisa dibeli dengan dua cara berikut. Yang pertama dengan menunjukkan NIK pada KTP atau dengan scan PeduliLindungi.
1. Membeli MinyaKita memakai NIK
- Bawa identitas diri berupa KTP dan tunjukkan kepada penjual
- Pastikan bagian NIK tertulis dengan jelas
2. Membeli MinyaKita dengan PeduliLindungi
Baca Juga: Profil Futri Zulya Savitri, Pebisnis dan Politisi Wanita Sekaligus Anak Zulkifli Hasan
- Pembeli membuka aplikasi PeduliLindungi di ponsel
- Pindai atau scan kode unik (QR Code) PeduliLindungi yang tersedia di toko tersebut, seperti bila hendak masuk ke mall atau tempat-tempat umum lain
Tag
Berita Terkait
-
Profil Futri Zulya Savitri, Pebisnis dan Politisi Wanita Sekaligus Anak Zulkifli Hasan
-
Video Zulhas Kampanyekan Putrinya Nyaleg Viral, Said Didu: Etika Pejabat Publik Diinjak Seenaknya
-
Cara Membeli MinyaKita Seharga Rp14.000 Per Liter, Bisa Pakai NIK
-
Kemendag Temukan 129 Pedagang e-Commerce Jual MinyaKita di Atas Rp14.000 per Liter
-
Gawat! MinyaKita di Toko Online Harganya Melambung Sampai Rp23.000/Liter
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan