Suara.com - Umat Muslim di Indonesia diimbau untuk memeriksa kembali arah kiblat hari ini. Sebab hari ini, Jumat 15 Juli 2022 ada fenomena matahari berada di atas Kabah. Lantas, bagaimana cara menentukan arah kiblat dengan HP?
Anda tak perlu khawatir jika tidak memiliki kompas untuk memeriksa arah kiblat. Ada teknologi dalam HP yang bisa Anda manfaatkan untuk menentukan arah kiblat.
Fenomena pergeseran arah kiblat itu disebut peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat. Peristiwa ini terjadi ketika matahari melintas tepat di atas Ka'bah sehingga bayangan benda berdiri tegak lurus ke Ka'bah.
Fenomena ini terjadi pada 15 dan 16 Dzulhijjah atau tepat pada 15 dan 16 Juli 2022.
Mengutip dari laman resmi Kemenag RI, peristiwa Rashdul Kiblat atau Istiwa A'zam akan terjadi pada 15 dan 16 Juli 2022, tepatnya pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA.
Pergeserah arah kiblat hanya terjadi di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Sementara itu, wilayah Indonesia timur tidak mendapatkan peristiwa ini.
"Karena matahari sudah terbenam sehingga tidak dapat menghasilkan bayang-bayang benda," ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Adib.
Cara Menentukan Arah Kiblat dengan HP
Baca Juga: Kapan Waktu Sholat Dhuha Terbaik? Ini Niat dan Tata Caranya
Untuk mengetahui arah kiblat dengan HP Anda bisa memanfaatkan teknologi Google Maps.
1. Buka laman Google Maps melalui browser di HP
2. Ubah tampilan peta Google Maps menjadi mode Satelit dengan cara klik kotak dengan tulisan satelit di kiri bawah
3. Tuliskan kata Ka'bah, Mekkah Arab Saudi di kolom Telusuri, lalu klik Enter. Selanjutnya klik kanan persis di atas Ka'bah (bukan di Masjidil Haram), pilih opsi Ukur Jarak
4. Cari posisi yang akan ditentukan arah kiblatnya. Untuk mengetahui posisi saat ini, Anda bisa memilih ikon lokasi. Pastikan lokasi sudah tepat dengan tempat Anda berada saat ini
5. Klik kiri di titik yang akan ditentukan arah kiblat, maka muncul garis penunjuk kiblat. Inilah yang menjadi arah kiblat sesuai lokasi Anda
Berita Terkait
-
Kapan Waktu Sholat Dhuha Terbaik? Ini Niat dan Tata Caranya
-
Doa Sholat Dhuha dan Artinya, Lengkap dengan Niat dan Tata Cara
-
Cara Cek Arah Kiblat, Hari Ini Matahari di Atas Kabah
-
Besok 15 Juli Matahari Akan Berada di Atas Kakbah, Waktu Tepat Untuk Cek Arah Kiblat
-
Cara Menentukan Arah Kiblat Pakai Google Maps, Ada Pergeseran 15 dan 16 Juli
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi