Suara.com - Pemilihan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Tri Prasetyo, menggantikan Arief Nasruddin mendapatkan sorotan. Pasalnya, Tri sebelum masuk memimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI itu, merupakan General Manager (GM) PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart).
Menanggapi hal ini, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan tidak akan ada konflik kepentingan selama Tri menjabat meski dulunya adalah bos Alfamart. Sebab, Tri sudah melewati mekanisma uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test sebelum dipilih.
"Enggak (ada konflik kepentingan) lah. Sekarang prosesnya ada panitia independen yang melakukan fit and proper. Tentu juga ada pertimbangan-pertimbangan teknsi yang disampaikan," ujar Sigit kepada wartawan, Sabtu (17/7/2022).
Selain itu, BUMD juga bukan perusahaan yang berorientasi kepada keuntungan semata. Meski bebentuk perusahaan, BUMD juga merupakan pemanjangan dari Pemerintah.
"BUMD sebetulnya adalah korporasi yang menyelenggarakan tugas pemerintahan, tidak korporasi murni yang semata-mata mengejar profit dan keuntungan," ucapnya.
Pemilihan Tri sebagai Dirut juga disebutnya telah diawasi oleh Badan Pembinaan (BP) BUMD. Karena itu, nama Tri yang diusulkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pasar Jaya sudah dijamin layak untuk memimpin.
"Mekanismenya ada tim yang melaksanakan seleksi kemudian ada fit and proper di BP BUMD mengajukan baru kemudian dirapatkan dengan pemegang saham," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Ganti Dirut PAM Jaya dan Pasar Jaya Jelang Akhir Swastanisasi Air
-
Buka Outlet di Halaman Alfamart Jadi Salah Satu Kunci Sukses Para Pengusaha Ini
-
Bikin Onar di Minimarket, Tujuh Anggota XTC di Garut Diciduk Polisi
-
Kasus Suap Izin Gerai Alfamidi, KPK Tambah Penahanan Eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy 30 Hari
-
Kasus Suap Gerai Alfamidi, KPK Telisik Aset Milik Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy di Jakarta
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kepala BPOM Tegaskan Penjualan Obat di Minimarket Tak Bisa Sembarangan: Tetap Diawasi Apoteker
-
Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih
-
Indonesia Lanjutkan Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Forum Hak Cipta Dunia
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis
-
Viral Dugaan Jual Beli Kartu Layanan Gratis TransJakarta, Pemprov Selidiki
-
Revisi UU Polri, Menkum Sebut Aturan Penempatan Personel di Kementerian Akan Dimatangkan
-
Menkum Supratman Sebut Revisi UU Pemilu Belum Urgen Dibahas: Masih Bisa Pakai yang Lama
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah