Suara.com - Kapal rakyat antarpulau di Pelabuhan Enrico Kota Ambon belum diizinkan berlayar. Ini karena cuaca buruk di kawasan itu.
Kebijakan itu dikeluarkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon.
Selain cuaca buruk, juga terjadi gelombang tinggi di sejumlah perairan di Maluku.
"Saat ini kapal rakyat antarpulau di Pelabuhan Enrico Kota Ambon belum diizinkan berlayar atau masih ditunda keberangkatannya sampai cuaca membaik," kata petugas Kantor KSOP Kelas I Ambon Roger Lekahena di Ambon, Selasa.
Izin berlayar hanya diberikan kepada kapal-kapal besar, seperti kapal Pelni dan kargo di Pelabuhan Yos Sudarso dan sejumlah kapal di Pelabuhan Selamet Riyadi.
Informasi BMKG, tinggi gelombang saat ini mencapai 1,5-2 meter, sehingga belum semua kapal diizinkan berlayar.
Kapal besar, katanya, dapat melayari tinggi gelombang 1,5-2 meter, mengingat cuaca masih ekstrem ditunjang tinggi gelombang, sedangkan kapal ukuran kecil belum diizinkan berlayar.
"Kemarin (19/7) pagi kami berangkatkan kapal cepat Expres Bahari dari Pelabuhan Slamet Riyadi ke Kabupaten Buru. Malam hari rencananya ke Banda, Namrole, dan Ambalau," kata dia.
Selain itu, K.M. Elizabet 2 tujuan Ambon-Ambalau dan Namrole juga diberangkatkan dari Pelabuhan Selamet Riayadi, sedangkan kapal Ambon-Banda yang diizinkan berlayar adalah kapal kargo yang juga telah diberangkatkan pada Senin (18/7).
Baca Juga: Larangan Berlayar karena Cuaca Ekstrem di Ambon Dicabut, Kapal Perintis Mulai Melaut
"Kami mengimbau kapal untuk memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan apakah bisa berlayar atau tidak, demi keselamatan bersama," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Polri Pecat Bripda Mesias Siahaya, Pemukul Siswa Pakai Helm hingga Tewas
-
Punya Umpan Silang Mematikan, Winger Keturunan Ambon Ini Bisa Dilirik John Herdman
-
Survei Mekaar Perlihatkan Dampak Nyata Pemberdayaan Keberlanjutan PNM untuk Masyarakat Prasejahtera
-
Sayap VV Katwijk, Valentijn Zandbergen: Darah Indonesia Mengalir, Saya Keturunan Ambon
-
Valentijn Zandbergen, Winger Keturunan Ambon Punya Statistik Moncer, Bakal Dilirik PSSI?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya