Suara.com - Seorang pekerja Penanganan Prasarana & Sarana Umum (PPSU) diduga menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis. Peristiwa itu viral di setelah video pengakuan korban beredar di media sosial.
Berdasar video yang diunggah akun Instagram, @lensa_berita_jakarta, peristiwa petugas PPSU menjadi korban hipnotis itu terjadi di di Jalan Radio 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2022) kemarin.
Saat menjalankan aksinya, pelaku berpura-pura meminjam HP korban dengan berpura sebagai petugas yang membersihkan sampah.
"Jadi korban hipnotis dua handphone milik warga raib dibawa kabur pelaku," tulis @lensa_berita_jakarta seperti dikutip Suara.com pada Kamis (21/7/2022).
Pelaku meminjam ponselnya dengan alasan menghubungi atasannya untuk laporan. Tak hanya petugas PPSU, video itu juga menampilkan pengakuan dari petugas kebersihan yang juga menjadi korban hipnotis diduga dengan pelaku yang sama.
"Menurut keterangan kedua korban pelaku berpura-pura meminjam hp korban untuk laporan kegiatan namun pelaku tidak kunjung kembali," tulis akun tersebut.
Berita Terkait
-
Sopir Taksi yang Cabuli Anak Tetangga di Kebayoran Baru Masih Berkeliaran, Kak Seto Bilang Begini
-
Mulai 31 Mei, Pemerintah Akan Cabut Subsidi Minyak Goreng Curah
-
Dikejar Satpam dan Warga, Maling HP di Kebayoran Baru Gelayutan di JPO Hampir 30 Menit
-
Sejarah Kebayoran Baru: Kisah Perumahan Peruri, Rumah Jengki hingga CSW
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil