Yang membuat Eka lebih bahagia, banyak jemaah haji senang atas layanannya. Karena selain memberi bimbingan ibadah dan wisata, dia juga membantu menjaga kesehatan jemaah. Keahliannya di bidang kebidanan membuat Eka banyak paham tentang bagaimana mengatasi sejumlah penyakit seperti kolesterol, darah tinggi, hingga diabetes mellitus.
"Bahkan saya bawa sendiri obat-obatan untuk membantu jemaah. Mereka sangat senang karena kapanpun bisa dimintai bantuan obat, konsultasi dan sebagainya," jelas Eka.
Tak hanya itu jemaah juga senang karena dia memberikan sejumlah bonus. Ongkos bus untuk mengambil miqat misalnya, sepenuhnya dia gratiskan. Eka pun tak meminta satu riyal pun uang living cost jemaah. Tiga titik miqat yakni Tan'im, Ji'ranah dan Hudaibiyah semuanya telah dirasakan jemaah. Belum lagi sejumlah destinasi wisata di Madinah dan Jeddah telah didatangi jemaahnya.
Baginya, biaya bimbingan yang dipungut dari jemaah saat di Tanah Air sudah cukup. Untuk itu, dia berkomitmen fokus memberikan pelayanan yang terbaik tanpa membebani jemaah.
Selama ibadah di Tanah Suci pula, Eka memastikan tidak ada jemaah yang sangat kelelahan.
"Umrah sunat misalnya saya batasi maksimal lima kali. Ini demi menjaga agar jemaah bisa beribadah dengan khusyuk, senang dan sehat," terangnya.
Meski muda dan pengalaman pertama, bagi Eka tak ada yang terlalu berat untuk dijalani selama di Tanah Suci. Tantangan yang muncul adalah menjaga kesabaran karena adanya perbedaan pendapat di antara jemaah atau jemaah yang meminta pendampingan khusus lantaran sakit dan sebagainya.
"Tapi selama semuanya dilandasi pikiran positif, semuanya ada jalan keluarnya," tuturnya.
Pengalaman membimbing 25 jemaah tahun ini, diakui Eka, jadi modal kuat baginya membesarkan KBIHU peninggalan ayahnya. Apalagi, pada 2023 sudah ada 20 jemaah yang bergabung ke KBIHU Nurul Muttaqin Kota Metro. Selain itu, Eka juga makin mantap menyelenggarakan perjalanan umrah.
Baca Juga: Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 26 Juli 2022, Ini Daftar Kloternya
"Saya ambil umrah setelah Agustus, agar ada waktu untuk istirahat," katanya.
Berita Terkait
-
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 26 Juli 2022, Ini Daftar Kloternya
-
Kisah Zurni Jemaah Haji dengan Alat Kruk di Lintasan Shafa Marwah
-
60 Persen Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, 73 Jemaah Wafat sampai Hari ke-52 Operasional Haji
-
Selamat Tiba di Tanah Air, Begini Momen Haru Rombongan Jemaah Haji Sujud Syukur Usai Turun dari Pesawat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok
-
Memanas! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Incar Kapal Induk USS Abraham Lincoln
-
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Februari 2026: BMKG Prediksi Hujan Siang Hari
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak