Suara.com - Nama Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak yang kini jadi buronan KPK kembali mencuat.
Pasalnya, penyidikan dugaan kasus suap yang menyeret dirinya memunculkan satu saksi baru yakni sosok presenter Brigita Manohara.
Brigita disebut menerima uang dari Ricky yang menjadi DPO KPK usai diduga jadi aktor dugaan kasus suap Pemkab Mamberamo Tengah. Kini, Brigita telah mengakui keberadaan uang pemberian Ricky tersebut dan mengembalikannya ke KPK.
Kekinian, Ricky diduga kabur ke Papua Nugini setelah sempat berhasil lolos dari upaya jemput paksa oleh tim penyidik KPK.
Lantas, siapakah sosok bupati Mamberamo Tengah tersebut? Berikut profil Ricky Ham Pagawak.
Profil Ricky Ham Pagawak
Ricky Ham Pagawak lahir di di Kecamatan Bokondini, Kabupaten Tolikara, Papua pada 14 Juli 1973.
Sedangkan untuk informasi terkait keluarga dan pendidikan Ricky Ham Pagawak hingga kini belum terekspos ke publik.
Karier politik Ricky Ham Pagawak
Baca Juga: 5 Fakta Kasus Suap Pemkab Mamberamo Tengah: Bupatinya Buron, Layanan Publik Macet
Ricky Ham Pagawak terjun ke dunia partai politik usai mendaftarkan diri menjadi kader Partai Demokrat. Ricky menjabat posisi penting di partai tersebut mewakili daerahnya yakni dengan menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamberamo Tengah.
Usai berkarier di partai, Ricky memutuskan untuk maju mencalonkan diri menjadi bupati Mamberamo Tengah.
Ia berhasil terpilih menjadi bupati dan mulai menjabat pada 25 Maret 2013 bersama wakilnya, Yonas Kenelak.
Tak cukup di situ, Ricky kembali terpilih menjadi bupati dan menjabat untuk periode keduanya sejak 24 September 2018 bersama Yonas yang setia menemaninya sebagai wakilnya.
Kini diduga kabur ke Papua Nugini, dibantu oleh orang terdekat
Kini, nama Ricky Ham Pagawak ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK usai didapati berkali-kali mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK. Adapun Ricky diduga terlibat dalam dugaan kasus suap dan gratifikasi pengerjaan sejumlah proyek di Mamberamo Tengah pada 2013 hingga 2019.
Berita Terkait
-
5 Fakta Kasus Suap Pemkab Mamberamo Tengah: Bupatinya Buron, Layanan Publik Macet
-
Profil Brigita Manohara, Presenter TV Turut Diperiksa KPK Karena Terima Uang Bupati Mamberamo Tengah
-
KPK Apresiasi Brigita Manohara yang Mau Kembalikan Uang Pemberian Bupati Mamberamo Tengah
-
Presenter TV Brigita Manohara Janji Kembalikan Duit dan Hadiah dari Bupati Mamberamo Tengah ke KPK
-
Akui Terima Aliran Uang Terkait Kasus Suap Mamberamo Tengah, Presenter TV Brigita Manohara Segera Kembalikan ke KPK
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya
-
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
-
Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan
-
Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari
-
AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan
-
Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS
-
Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus
-
Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah, AHY: Laki-laki dan Wanita Tak Boleh Jadi Korban
-
DPR Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Singgung Perlintasan Liar hingga Sistem Sinyal